Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 September 2023 | 05.21 WIB

Program Santri Makmur Raih Profit di 2023

Petrokimia Gresik menindaklanjuti program Santri Makmur melalui program Wirakarya Santri Makmur. - Image

Petrokimia Gresik menindaklanjuti program Santri Makmur melalui program Wirakarya Santri Makmur.

JawaPos.com–Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menindaklanjuti program Santri Makmur yang telah diluncurkan Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu. Itu dilakukan melalui program Wirakarya Santri Makmur untuk dorong munculnya ide kreatif dan melahirkan project pertanian profitable.

Dalam acara yang diselenggarakan di Gresik, Jawa Timur, Kamis (7/9), Petrokimia Gresik memilih lima project pertanian terbaik dari program Santri Makmur untuk dilakukan pembekalan dan pengembangan lebih lanjut.

Para Santri yang terpilih antara lain Pondok Pesantren (PP) Manba'ul Ulum (Juara I). PP asal Kabupaten Bojonegoro itu memilih komoditas jagung. Kemudian PP Fathul Ulum Kabupaten Jombang (Juara II/jagung manis); PP Darussalam Banyuwangi (Juara III/cabai); PP Al-Karimi Gresik (Harapan I/padi); dan PP Mambadi'ul Ikhsan Banyuwangi (Harapan II/jagung).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo menyampaikan, project terbaik itu dipilih dewan juri yang kompeten. Yaitu, tim Petrokimia Gresik, Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, serta tim ahli dari Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan). Salah satu poin penilaian adalah profitabilitas.

”Harapannya project ini menginspirasi pondok pesantren lain di Indonesia serta pertanian di dalam negeri untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045 mendatang,” ujar Dwi Satriyo.

Santri Makmur merupakan program yang diinisiasi Petrokimia Gresik untuk meningkatkan produktivitas dan memajukan pertanian di Indonesia dengan melibatkan santri-santri pondok pesantren. Program itu diresmikan Presiden Joko Widodo pada peringatan 1 Abad NU di Banyuwangi pada 9 Januari.

Petrokimia Gresik bekerja sama dengan RMI PWNU Jawa Timur dalam Santri Makmur. Program itu menjadi media pengembangan potensi santri untuk ikut berpartisipasi dalam penyiapan SDM pertanian yang berkualitas dalam mengelola project pertanian.

Total ada 120 santri dari 12 pondok pesantren yang terlibat dalam program itu. Para santri diminta untuk membuat project pertanian, mulai dari kegiatan menyiapkan lahan proses budi daya hingga panen. Masing-masing project mendapat pendanaan dari Petrokimia Gresik untuk direalisasikan. Adapun total pendanaan yang diberikan sebesar Rp 162 juta.

”Santri Makmur menjadi salah satu strategi yang dihadirkan Petrokimia Gresik untuk menyukseskan Program Makmur. Petrokimia Gresik beserta seluruh stakeholder terkait berkomitmen penuh untuk berperan aktif dan bersinergi dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan regenerasi petani milenial dalam Program Makmur,” ucap Dwi Satriyo.

Dia menambahkan, melalui program Santri Makmur, para santri mendapatkan kesempatan untuk menjadi tenaga pendamping project pertanian di lingkungan pondok pesantren. Menjadi tutor/mentor yang memberikan edukasi pada project pertanian itu.

”Kami berharap, Santri Makmur dapat menjadi salah satu tonggak sejarah Pupuk Indonesia Group dan Petrokimia Gresik dalam menciptakan masa depan baru di bidang pertanian,” papar Dwi Satriyo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore