
Ilustrasi kekerasan. Dok. JawaPos
JawaPos.com – Dunia pendidikan di Jawa Timur masih mendapat ujian. Sederet insiden kekerasan yang melibatkan siswa terus terjadi. Terakhir, dua perkara menonjol mencuat dalam sepekan terakhir.
Di Blitar, publik dikejutkan kasus meninggalnya seorang siswa sebuah madrasah tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Wonodadi karena dianiaya teman satu sekolahnya.
Berdasar perkembangan terakhir, pelaku yang duduk di kelas IX itu telah ditahan aparat Mapolresta Blitar Kota. ’’(Terduga) pelaku saat ini telah ditahan dan didampingi penasihat hukum yang ditunjuk,’’ ujar Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Galih Putra Samudra.
Dia menjelaskan, setelah pihak keluarga korban meminta kasus tersebut diselesaikan lewat jalur hukum, polisi melakukan serangkaian pemeriksaan. Sebanyak 16 saksi dimintai keterangan.
Mulai guru hingga teman korban. ’’Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kondisi psikologis anak,’’ terangnya.
Pihak keluarga korban telah mendapatkan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3APPKB) Blitar. Baik pendampingan psikologis maupun penanganan sosial.
’’Penyelidikan tetap berjalan, menunggu hasil pemeriksaan otopsi serta hasil penelitian balai pemasyarakatan (bapas),’’ tandasnya.
Insiden itu terjadi pada Jumat (25/8). Korban dianiaya tersangka yang berakibat saraf lehernya putus. Sempat dilarikan ke rumah sakit di Kelurahan Togogan, Kecamatan Srengat, nyawa korban tidak tertolong.
Sementara itu, dari hasil klarifikasi Kemenag Kabupaten Blitar ke pihak sekolah, diketahui bahwa insiden itu akibat ketersinggungan pelaku terhadap korban.
’’Pelaku yang berbeda kelas datang ke kelas korban, lalu korban menegur dengan menanyakan keperluan pelaku masuk kelas lain,’’ ujar Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Kabupaten Blitar Bahrudin.
Ternyata, pertanyaan itu membuat pelaku tersinggung. Keesokan harinya, saat pergantian jam mata pelajaran, pelaku kembali masuk ke kelas korban, kemudian melakukan penganiayaan. (luk/jar/sub/hai/c12/ris)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
