Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2020 | 04.45 WIB

Sepi Pemudik, Warung Pantura Alas Roban Banyak yang Tutup

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Larangan mudik pada Ramadan kali ini berimbas besar pada keberlangsungan warung-warung pinggir jalan Pantura Alas Roban. Puluhan warung yang berderet di lokasi tersebut akhirnya ditutup oleh pemiliknya. Mereka yang bergantung pada jualan di warung tersebut kini hanya bisa gigit jari karena dagangannya sepi pembeli. Hanya ada satu dua orang pemudik yang melintasi jalan tersebut.

Jawa Pos Radar Semarang memantau hanya sedikit warung yang berjualan. Lebih banyak warung yang tutup, terutama di jalur lingkar Utara. Terlihat para pengemudi memanfaatkan warung yang tutup itu untuk beristirahat.

Beberapa pedagang mengaku bahwa penurunan pembeli saat ini sangat drastis. Mereka menjelaskan penurunan dirasakan bukan mulai Ramadan tahun ini, melainkan semenjak dibukanya Tol Trans Jawa. Semenjak itu para pemudik dari Jakarta lebih banyak lewat tol.

"Sepi. Dulu sebelum ada jalan tol masih mending sekarang ditambah orang tidak boleh mudik," cerita Waiyah, 47, salah satu pedagang di Pantura Alas Roban kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Photo

TUTUP: Warung Pantura Alas Roban banyak yang tutup (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Janda satu anak itu menjelaskan bahwa omsetnya tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Rata-rata pendapatannya hanya di bawah Rp 50 ribu. Dia pun hanya bisa pasrah, karena berjualan di sana merupakan satu-satunya mata pencariannya.

"Pembeli yang datang juga tidak bisa dipastikan, kadang seminggu tidak ada yang beli. Saya tidak ada sampingan lain, cuma ini yang diandalkan buat beli susu, bayar angsuran dan lain-lain," imbuhnya.

Sementara itu, mengenai banyaknya warung yang tutup, dia menjelaskan bahwa salah satu faktornya adalah tidak ada pembeli. Pedagang lebih memilih mencari penghasilan melalui pekerjaan lain. Sedangkan bagi yang tidak memiliki sampingan, harus tetap membuka warungnya. Meski tidak ada yang beli.

"Sudah sebulan lebih di sini mulai sepi yang beli. Kebanyakan yang beli orang lokal sini, pemudik cuma satu dua orang," pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=vWGQlj15qoI

https://www.youtube.com/watch?v=JvHNg9zB8Fo

https://www.youtube.com/watch?v=h_oxFe4ynXI

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore