
Direktur RSUD Pamekasan Farid Anwar (kiri) menjelaskan penanganan pasien dalam pengawasan yang sempat kabur dari ruang isolasi di RSUD Pamekasan. Abdul Aziz/Antara
JawaPos.com–Pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang sempat kabur dari ruang isolasi akhirnya kembali ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirjo, Pamekasan, Jawa Timur. Pasien Covid-19 yang diisolasi di RSUD Pamekasan kabur dengan alasan tidak kerasan.
Direktur RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan Farid Anwar seperti dilnasir dari Antara mengatakan, pasien tersebut minta agar dirawat di rumahnya. Saat ini, pasien sudah di rumah sakit setelah tim Satgas Pemkab Pamekasan membujuknya untuk tetap berada di rumah sakit. Menurut dia, kejadian ini, sempat membuat warga dan para medis panik.
”Tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan berhasil membujuk yang bersangkutan untuk kembali ke rumah sakit. Kalau dirawat di rumah, kan tidak ada jaminan untuk steril dari berhubungan dengan orang lain. Makanya yang bersangkutan kita bujuk dan akhirnya mau kembali ke RSUD Pamekasan,” kata Farid Anwar.
Hanya saja, sambung dia, pasien itu tidak ditempatkan di ruang isolasi sebagaimana tempat semula, akan tetapi di tempat lain. ”Tapi yang jelas, tempatnya aman," kata Farid tanpa menyebutkan secara rinci ruangan yang disediakan RSUD Pamekasan dengan status PDP tersebut.
Pasien PDP yang kabur dari ruang isolasi RSUD Pamekasan itu merupakan satu dari dua pasien yang diisolasi dengan status sama. Menurut Farid Anwar, pasien yang sempat kabur dari ruang isolasi ini merupakan PDP 2, dan seorang pasien lagi dengan stadium 4 atau PDP 4.
Selain merawat pasien PDP, RSUD Pamekasan kini juga merawat pasien positif Covid-19. ”Dengan demikian, ada 2 PDP dan seorang pasien yang terkonfirmasi positif korona yang saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Pamekasan,” kata Farid Anwar.
Sementara itu, berdasar data Satgas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan menyebutkan, jumlah warga Pamekasan yang masuk dalam status PDP hingga kini sebanyak 2 orang, sedangkan yang telah terkonfirmasi positif korona sebanyak 2 orang. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Pamekasan per 6 April sebanyak 190 orang, berkurang 2 orang dibanding data sebelumnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=k1Co1K41gcg
https://www.youtube.com/watch?v=UYJRdGt6zBI
https://www.youtube.com/watch?v=keJsMXr8yUM

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
