Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Maret 2020 | 23.12 WIB

Diserang Virus ASF, Ribuan Ekor Babi Mati

Babi yang mati akibat virus ASF dibuang warga di tempat pembuangan sampah pada Februari lalu. Juventus Beribe/Antara - Image

Babi yang mati akibat virus ASF dibuang warga di tempat pembuangan sampah pada Februari lalu. Juventus Beribe/Antara

JawaPos.com–Sedikitnya 4.888 ekor babi milik masyarakat di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) mati akibat terserang virus African Swine Fever (ASF). Virus ASF yang menyerang ribuan ekor babi di Pulau Timor itu masuk ke NTT melalui Timor Leste yang telah terpapar virus ASF tahun lalu.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT Danny Suhadi melalui drh Melki menyebutkan, jumlah babi mati itu diketahui saat kegiatan Bakohumas Biro Humas dan Protokol Setda NTT pada Jumat (13/3). Di Kota Kupang jumlah babi yang mati 221 ekor, Kabupaten Kupang 1.758 ekor, Timor Tengah Selatan 825 ekor, Timor Tengah Utara 912 ekor, Belu 753 ekor, Malaka 49 ekor, dan UPT Pembibitan Ternak Tarus 370 ekor.
”Berdasar hasil pemeriksaan darah, babi yang mati di Pulau Timor positif mengidap virus ASF,” ujar drh Melki seperti dilansir dari Antara pada Jumat 913/3).

Sebagai upaya pencegahan, menurut Melki, Pemprov NTT sudah mengisolasi wilayah Pulau Timor dari keluar masuknya babi-babi asal luar daerah. Upaya itu dilakukan Pemprov NTT untuk mencegah semakin meluasnya serangan ASF di NTT. ”Wilayah Pulau Flores, Sumba, Sabu, Rote, dan Alor masih bebas dari serangan virus ASF,” ujar Melki.
Melki menjelaskan, upaya mengisolasi Pulau Timor dari keuar masuknya ternak babi itu untuk menyelamatkan 1,7 juta ekor babi di seluruh NTT. Dia berharap agar warga di Pulau Timor tidak membuang babi yang mati di sembarangan tempat. Sehingga tidak memudahkan virus ASF menular ke babi yang masih dalam kondisi sehat.
”Babi yang mati harus segera dikubur, jangan dibuang sembarangan karena bisa menularkan virus ASF ke babi yang lain,” kata Melki.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=cwqpTbgn_Zc

https://www.youtube.com/watch?v=Le-6St5__U8

https://www.youtube.com/watch?v=cJ7Jr1KKZP8&t

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore