
SAPA PENGUNJUNG: Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyapa pengunjung klub Armani di Hotel Pyramid, Jalan Skip Lama
JawaPos.com - Biasanya, inspeksi mendadak (sidak) tempat hiburan malam dilakukan satpol PP. Tapi, di Banjarmasin sang Wali Kota Ibnu Sina turun langsung. Selasa malam (30/10) dia menyidak beberapa tempat hiburan malam di ibu kota Kalimantan Selatan tersebut.
Lima tempat disambanginya. Dua hotel di kawasan Djok Mentaya, dua tempat karaoke di Jalan Skip Lama, dan hotel di Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin. Ibnu tak sendirian. Dia ditemani Wakil Wali Kota (Wawali) Banjarmasin Hermansyah.
Saat Ibnu datang, para manajer tempat hiburan malam ternyata sudah menanti. Mereka lalu menemani Ibnu untuk berkeliling. Melihat bar, ruang karaoke, dan kelab. Ada yang terasa janggal. Tempat-tempat hiburan itu mendadak sepi. Meja bar juga sudah bersih. Hanya tersisa beberapa botol minuman keras.
Kepada pengelola, Ibnu lebih banyak menanyakan perihal kelengkapan izin usaha. Ibnu sedikit kecewa karena izin penginapan tidak ditempelkan di meja resepsionis saat sidak di salah satu hotel di Djok Mentaya. "Izin hotel semestinya dipajang di tempat yang bisa dilihat oleh siapa pun," ujarnya.
Sebagai teguran, pemilik hotel diminta melapor ke kantor satpol PP. Di luar itu, Ibnu lebih banyak menyapa pengunjung kelab malam dan karaoke. Menanyakan asal dan pekerjaannya. Dia juga sempat bertanya kepada para pengelola tempat hiburan malam soal keberadaan perempuan penghibur. Takut izinnya dicabut, semua pengelola selalu menjawab serupa: tidak menyediakan perempuan penghibur.
Sidak tersebut begitu "hangat". Tidak ada penggeledahan. Hanya obrolan santai. "Sejak awal saya sudah tegaskan kepada anggota satpol PP, tidak boleh ada aksi-aksi penggeledahan," katanya.
Lalu, mengapa melakukan sidak kalau seperti itu? "Ya, kami memang mengincar pelanggaran seperti minuman beralkohol atau narkotika. Tapi, sidak kali ini lebih persuasif, bukan penindakan," imbuhnya.
Bagi Ibnu, kunjungannya lebih untuk mengecek apakah para pengusaha hiburan di Banjarmasin sudah mengikuti program pajak online atau belum. "Target saya, tahun depan semua sudah online," sebutnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
