Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Desember 2016 | 13.28 WIB

Todong Pistol, Sekap 11 Karyawan, Perampok Gondol Rp 2,2 Miliar

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - PT Suadarma Santika Informatika (SSI), di Jalan Ahmad Yani Subang disatroni kawanan perampok, Kamis (29/12). Perusahaan jasa pengiriman uang ATM tersebut kehilangan uang Rp2,2 miliar lebih.



Uang itu akan dikirim ke beberapa ATM di wilayah Purwakarta, Subang dan Karawang. Namun keburu raib digondol kawanan penjahat yang diduga berjumlah sekitar lima orang.



Kapolsekta Subang Kompol Agus Eka Wijaya mengatakan, aksi perampokan di PT SSI terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Para pelaku yang diperkirakan lima orang datang menggunakan mobil. Sebelum menggasak uang, pelaku terlebih dahulu mengikat dan melakban mulut 11 orang karyawan PT SSI  dan langsung  menyekapnya dalam satu ruangan.



Diketahui kawanan penjahat yang membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) dengan leluasa menjarah koper-koper berisi uang. Total uang yang tersimpan di dalam koper sebanyak Rp8,977 miliar. Namun para pelaku hanya berhasil menggondol beberapa koper berisi uang sebesar Rp2,255 miliar.



"Para penjahat hanya  ngambil koper berisi uang Rp2,255 miliar, sedangkan sisanya, sekitar Rp8,977 miliar tidak dibawa  kabur. Saat ini seluruh korban yang disekap masih diperiksa kesaksiannya di Mapolres Subang," ungkap Kompol Agus.



Dikatakan Kompol Agus, kasus ini masih didalami pihak kepolisian. Barang bukti dan para saksi serta korban sedang dalam pemeriksaan intensif oleh petugas untuk mengungkap identitas para pelaku.



Dijelaskan, aksi perampokan terjadi beberapa saat setelah sebuah kendaraan milik SSI yang dikawal petugas kepolisian dan satpam perusahaan keluar untuk mengantarkan uang kepada para penitipnya.



Tiba-tiba sebuah kendaraan roda empat dengan lima penumpang menerobos paksa pintu pengaman kantor SSI. Dengan cepat, mereka berloncatan keluar dan melakukan aksi perampokan.



Kompol Eka menyayangkan CCTV di kantor SSI sudah lama tak berfungsi akibat rusak. Gerak-gerik perampok pun tak terdeteksi. Menurut Eka, ketiadaan rekaman CCTV menyulitkan proses penyelidikan dan penyidikan polisi. (bds/ygo/din/yuz/JPG)



Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore