
Ilustrasi perkelahian
JawaPos.com–Pengelola Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan l Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), mengusut peristiwa duel antar warga binaan yang menewaskan satu korban berinisial AM, 33.
”Korban AM diduga meninggal dunia karena perkelahian dengan pelaku berinisial HRA. Keduanya terlibat perkelahian di dalam kamar tempat mereka menjalani hukuman,” ujar Kepala Lapas Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo seperti dilansir dari Antara di Martapura, Kabupaten Banjar.
Wahyu menjelaskan, kejadian perkelahian satu lawan satu antara korban AM dengan pelaku berinisial HRA terjadi di ruang sel penghuni pada Senin (7/8) sekitar pukul 03.00 wita. Perkelahian diduga berawal ketika korban AM terganggu saat tidur akibat pelaku menyenggol hingga terjadi cekcok mulut dan korban menyerang pelaku.
Wahyu menjelaskan, penghuni lain di kamar itu sempat berusaha melerai, namun AM yang emosi terus menyerang pelaku. HRA menyerang balik menggunakan pelat besi.
Mengetahui kejadian itu, Wahyu menyebutkan petugas jaga membunyikan alarm tanda gangguan keamanan di lingkungan lapas. Sejumlah personel lain bergerak ke tempat kejadian.
Sejumlah petugas yang mendatangi kamar tempat kejadian mendapati korban bersimbah darah dengan beberapa luka di bagian tubuh. Petugas membawa AM ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
”Saat petugas datang ke tempat kejadian, korban masih bernapas dan dilarikan ke klinik lapas untuk pertolongan pertama. Kemudian dirujuk ke rumah sakit tetapi dalam perjalanan meninggal dunia,” ujar Wahyu Susetyo.
Wahyu menambahkan, tidak ada unsur pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kejadian itu murni karena perkelahian satu lawan satu yang diketahui pelaku menggunakan pelat besi.
Wahyu menuturkan petugas masih menyelidiki asal pelat besi yang digunakan pelaku untuk melukai tubuh hingga korban meninggal dunia dengan sejumlah luka.
”Petugas kami masih melakukan penyelidikan bagaimana pelat besi itu bisa masuk lingkungan lapas karena merupakan barang terlarang sehingga harus dicegah agar tidak terulang,” papar Wahyu Susetyo.
Wahyu mengungkapkan, pihak lapas sudah berkoordinasi dengan Polsek Karang Intan dan Polres Banjar yang menangani kasus itu. Pelaku diamankan di sel pembinaan untuk proses hukum lebih lanjut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
