
DIPERMODERN: Warga mengunjungi bazar UKM dan toko kelontong di wisata kuliner Tanah Merah. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
JawaPos.com - Toko kelontong dijadikan salah satu pilihan bentuk unit usaha koperasi yang diperbanyak Pemkot Surabaya. Ada rencana pengembangan dengan membuat aplikasi agar para pengelola koperasi bisa makin mudah mendapatkan barang dari sumbernya.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Menengah Surabaya Widodo Suryantoro mengungkapkan, unit usaha toko kelontong dipilih karena lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Perputaran uang pun relatif cepat sehingga bisa mendukung perekonomian di tingkat kota. Dengan demikian, pemkot ingin terus mengembangkan koperasi tersebut. ''Koperasi itu badan hukum bisa dipakai untuk kerja sama dengan distributor,'' ujarnya.
Ada koperasi dan prakoperasi toko kelontong yang tersebar di 10 flat di Surabaya. Ada 342 toko kelontong yang diwadahi dalam 7 koperasi toko kelontong dan 10 prakoperasi toko kelontong di tingkat kecamatan. Tahun ini diharapkan terbentuk 31 koperasi toko kelontong di kecamatan.
Salah satu cara mengembangkan koperasi tersebut adalah membuat aplikasi yang bisa mempermudah pedagang untuk berhubungan dengan distributor. Cara itu juga memutus mata rantai distribusi sehingga harga yang didapatkan lebih murah. Pembuatan aplikasi tersebut kini ditangani dinas komunikasi dan informatika (diskominfo).
Plt Diskominfo M. Fikser mengungkapkan, segera setelah Lebaran, pihaknya mengundang dinas koperasi dan usaha mikro untuk bertemu. Pedagang dan pihak distributor juga bakal dilibatkan.
''Kami dari diskominfo memang yang membuat aplikasinya. Tapi, business model-nya itu yang membuat teman-teman di dinas koperasi,'' katanya.
Pelibatan distributor dan pedagang juga bertujuan makin memudahkan terpenuhinya kebutuhan mereka. Misalnya, jenis-jenis kebutuhan para pedagang dan hal-hal yang diperlukan distributor untuk mempermudah pengecekan barang yang dipesan.
''Kalau business model-nya sudah ketemu, buat aplikasi itu cepat. Dua minggu paling sudah selesai,'' ungkapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
