
Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi. Sahrul
JawaPos.com - Jajaran petugas Polsek Panakkukang, Makassar, perlahan mengungkap identitas mayat perempuan dengan 27 luka tusukan di sekujur tubuh. Korban sebelumnya ditemukan bersimbah darah di kamar salah satu hotel di Jalan Toddopuli, Kamis (11/4) petang.
"Identitas korban sudah kami ketahui. Korban bernama Roslina Komala Sari," ungkap Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi, Jumat (12/4).
Merujuk temuan identitas oleh polisi, korban yang masih berusia 18 tahun itu beralamat di Jalan Terompet 14, Blok K 191 Manggala, Kecamatan Manggala, Makassar. Pada kartu identitasnya juga tertera bahwa korban merupakan seorang mahasiswi.
"Ini dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang, ditemukan barang bukti," kata Ananda.
Sepanjang proses penyilidikan, polisi juga menemukan pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menikam korban. Namun, hingga saat ini polisi belum menemukan modus operandi pelaku hingga nekat membunuh korban.
Setelah dilakukan olah TKP, hingga pukul 21.00 Wita malam tadi, jasad Rosalina sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar oleh Tim Biddokkes Polda Sulsel. "Modus operandinya juga masih belum bisa kami ungkapkan secara detail yang merujuk pelaku pembunuhan," ucapnya.
Korban awalnya ditemukan di dalam kamar lantai dua oleh salah seorang petugas hotel bernama Irfan, 21. Saat itu, Irfan disebutkan hendak membersihkan kamar tersebut, mengingat dalam daftar buku tamu orang yang menyewa kamar telah keluar.
Kunci kamar bahkan telah diserahkan ke petugas jaga hotel. Namun, saat membuka pintu kamar, Irfan menemukan korban dalam keadaan yang mengenaskan.
"Saat di TKP korban ditemukan (saksi) tertimpa dua buah bantal dan satu kursi dengan 27 luka tusukan di tubuhnya. Yang paling banyak itu di bagian pinggul," ujar Ananda.
Salah satu yang menjadi fokus dalam penyelidikan disebutkan dengan memeriksa hasil rekaman CCTV hotel. "Sampai dengan saat ini kami masih menganalisis dengan rangkaian CCTV tersebut. Apakah terdeteksi pelaku di dalam rekaman itu," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
