
Capres nomoe urut 01 berdialog dengan masyarakat Medan, Jumat (5/4) malam. (Budi Warsito/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dalam kampanye tertutupnya di Medan, Jumat (5/4) malam, Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan program unggulannya ke pendukung, dan simpatisannya yang hadir di Gelanggang Olah Raga, di Jalan Williem Iskandar, Medan.
Program unggulan tersebut yakni tiga kartu sakti diantaranya, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah; Kartu Pra Kerja; dan terakhir Kartu Sembako Murah. Sama seperti saat kampanye di daerah lain, Jokowi selalu menjelaskan program-program yang disiapkan untuk masyarakat.
"Sudah tau semuanya kartu ini?. Kalau sudah ndak saya jelasin," ujar pasangan Ma'ruf Amin itu yang diikuti tawa para undangan yang hadir, Jumat (5/4) malam.
Pertama, Mertua dari Bobby Nasution itu menjelaskan soal Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kartu itu siapkan dan diperuntukan bagi lulusan SMA dan SMK yang ingin meneruskan kuliah.
"Dengan kartu ini, anak-anak kita akan diberikan beasiswa di universitas dalam negeri dan luar negeri," jelas Jokowi disambut riuh tepuk tangan.
Kedua, ia menjelaskan Kartu Pra Kerja. Kartu tersebut ditujukan bagi lulusan SMA SMK untuk bisa ikut training atau pun pelatihan. Baik di dalam dan luar negeri.
"Sehingga, setelah diadakan pelatihan, bisa masuk dunia kerja dan bisa bekerja. Kalau belum, akan diberikan insentif honor setiap bulan dalam kurun waktu tertentu. Siapa yang setuju? Yang enggak setuju silahkan maju," ucapnya sambil tersenyum.
Yang terakhir adalah Kartu Sembako Murah untuk Ibu-ibu. Kartu ini diberikan, agar ibu-ibu bisa belanja dengan diskon yang besar untuk beli sembako, beras; gula; minyak; dan lain lain. "Agar anak-anak kita gizinya terpenuhi. Tapi perlu saya sampiakan, tiga kartu baru aktif tahun depan. Bukan tahun ini, karena ini adalah program capres. Sehingga dianggarkan tahun ini dan dikeluarkan tahun depan," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi pun memanggil beberapa orang masyarakat yang ikut hadir. "Sekarang coba saya panggil, ada lulusan SMA SMK?
Sini maju sini," tanyanya.
Seorang gadis pun naik ke panggung yang letaknya di kelilingi oleh para undangan. Gadis tersebut bernama Debby yang saat ini duduk di kelas 3 SMA. Setelah lulus mau kemana?
Saya yakin mau masuk ke STAN supaya memperbaiki ekonomi Indonesia," cetus Jokowi.
"Debby Butuh KIP enggak?," tanya Jokowi.
Debby pun langsung menjawab dengan cepat. "Butuh Pak," saut Debby.
"Untuk Apa," tanya Jokowi Lagi.
Debby menjawab, dengan KIP, ia dapat membantu orang tuanya yang merupakan petani.
Jokowi pun menanyakan alasan lainnya kepada Debby kenapa KIP dibutuhkan selain untuk membantu orang tuanya? "Membantu anak-anak Indonesia untuk mendapatkan cita-citanya. Banyak sekali potensi anak di kampung, enggak punya biaya jadi putus sekolah," jelas Debby.
Jokowi pun memberikan alasannya kenapa dirinya dan Ma'ruf Amin memunculkan kartu-kartu tersebut. "Kenapa muncul? Diperlukan agar negara kita bisa bersaing dengan negara-negara lain. Karena kalau memiliki SDM yang baik, kita bisa bersaing. Akan ada jutaan sarjana yang lulus dari universitas dan perguruan tinggi. Tujuannya kesana," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
