
Para siswa kelas XII SMAN 1 Pekanabaru saat mengerjakan UNBK hari pertama, Senin (1/4).
JawaPos.com - Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 1 Pekanbaru, Riau berjalan lancar, Senin (1/4). 380 siswa kelas XII mengikuti ujian yang dibagi menjadi 2 sesi tersebut.
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution turut memantau jalannya UNBK hari pertama tersebut. Edy didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Rudyanto.
Saat meninjau, Edy terkenang dengan masa lalunya. 38 tahun silam, dia pernah berstatus sebagai siswa di sekolah tersebut. "Saya lulus pada 1980, jadi sudah 38 tahun saya lulus dari sekolah yang pernah menempa saya di bangku pendidikan sekolah menengah atas. Banyak kenangan di sini. Ruang kelas saya waktu itu di sudut sana," ceritanya.
Di tempat yang sama, Wakil Kurikulum SMAN 1 Pekanbaru Baini mengatakan, secara umum pelaksanaan UNBK hari pertama tidak ada kendala. Jaringan internet lancar. Seluruh peserta UNBK juga hadir.
"Alhamdulillah berjalan lancar karena sudah dipersiapkan dari awal. Mulai dari administrasi hingga peserta didik. Sejak tahun ajaran baru sudah dipersiapkan," ujar Baini.
Pada sesi pertama yang berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB hingga 09.30 WIB, ada 190 siswa yang mengikuti UNBK. Sesi kedua yang berlangsung sekitar pukul 10.15 WIB hingga 12.30 WIB, ada 190 siswa lainnya.
"Ada 190 unit komputer yang kami siapkan. Itu belum termasuk cadangan. Kami menggunakan 5 ruangan (laboratorium komputer) dan 5 server. Tiap ruangan ada seorang pengawas dan seorang teknisi," sebutnya.
Pada hari pertama, para siswa mengikuti ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hari kedua, Selasa (2/4), mata pelajaran Matematika. Hari ketiga, Kamis (4/4), mata pelajaran Bahasa Inggris. Hari terakhir, Senin (8/4), mata pelajaran peminatan.
"Mata pelajaran peminatan itu, kalau IPA ada Fisika, Kimia dan Biologi. Kalau IPS ada Geografi, Sosialogi dan Ekonomi. Mereka akan pilih sesuai keminatan yang sudah dikelompokkan," sebutnya.
Para siswa SMAN 1 Pekanbaru sudah diajarkan ujian menggunakan komputer sejak kelas XI semester genap. Hal itu dilakukan agar saat UNBK mereka tidak merasa canggung lagi.
"Mulai dari ujian semester, try out, hingga simulasi menggunakan komputer. Mereka sudah terbiasa. Kecuali USBN, tidak menggunakan komputer karena soalnya dari kota," kata dia.
Sementara itu, salah seorang siswi bernama Salsabila Fildzadeno mengaku tak ada persiapan khusus jelang UNBK. "Cuma baca-baca soal try out aja yang dikasih guru, baca doa dan belajar,"tuturnya.
Dia berharap dapat lulus dengan nilai yang memuaskan. Sehingga ia dapat masuk ke universitas yang diinginkannya. "Ingin kuliah universitas negeri pastinya," tutup siswi yang akrab disapa Deno tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
