
BARANG BUKTI: Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono bersama jajarannya memperlihatkan barang bukti kasus pembunuhan, Minggu (23/12).
JawaPos.com - Gara-gara panik, Jhon Sony, warga Desa Sei Hanyu, Kabupaten Kapuas, bertindak gegabah. Pemuda 20 tahun itu mencabut nyawa dua orang sekaligus. Dia mengaku melakukan hal tersebut karena takut dibegal dan melindungi diri, Sabtu (22/12).
Korban dari kepanikan Jhon adalah Okto Enjel, 19 dan Hendra, 20, warga Tumbang Malahui, Kabupaten Pulang Pisau. Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono mengatakan, sebelum kejadian, pelaku yang saat itu dari warung, berniat pulang ke rumah. Jhon melintasi jalanan yang sepi.
Di tengah perjalanan, dia berhenti karena ingin buang air kecil. Tak lama kemudian, tiga orang pemuda mendatanginya. Dua di antaranya merupakan korban.
"Di sanalah pelaku didatangi tiga orang. Pelaku mengira mereka ingin membegal," kata Siswo dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Rabu (26/12).
Tanpa pikir panjang, Jhon mengeluarkan senjata tajam dan menikam Okto dan Enjel. Melihat kejadian itu, rekan korban langsung melarikan diri. "Teman korban kabur dan akhirnya pelaku juga meninggalkan korban dengan luka parah," ujarnya.
Penusukan itu kemudian dilaporkan warga ke Polres Pulang Pisau. Kapolres langsung memerintahkan jajarannya melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga kabur ke kampung halamannya di Sei Hanyu, Kapuas.
"Dari laporan, kami langsung turun ke lapangan melakukan olah tempat kejadian perkara, hingga akhirnya mengetahui pelaku kembali ke kampung halamannya. Kurang dari 1 x 24 kami berhasil mengamankannya di rumahnya," ujarnya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
