Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Desember 2018 | 15.43 WIB

Tuai Kritikan, PT KCI Batalkan Rencana Operasional KRL Premium

Rencana operional KRL Premium dibatalkan - Image

Rencana operional KRL Premium dibatalkan

JawaPos.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) membatalkan rencana pengoperasian KRL Premium pada 2019. Pembatalan ini dilakukan setelah mendengar masukan dari berbagai pihak.


Vice President Corporate Communications PT KCI Eva Chairunisa mengatakan pihaknya telah melakukan konsultasi dengan pihak-pihak terkait. Ada beberapa masukan yang perlu dikaji ulang mengenai rencana pengoperasian KRL Premium tersebut.



"Kami telah mendengar masukan dan berkonsultasi dengan berbagai pihak dalam beberapa hari terakhir, dari hasil tersebut, PT KCI memutuskan untuk membatalkan rencana pengoperasian KRL Premium," kata Eva, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/12).


Menurutnya PT KCI menghargai dan memahami masukan dari berbagai pihak. Salah satunya terkait pentingnya mengoptimalkan dan meningkatkan pelayanan dalam bentuk satu kelas layanan yang telah berjalan selama lebih dari lima tahun terakhir.


"KCI selanjutnya akan melakukan berbagai inovasi untuk tetap memberikan pelayanan yang semakin baik," katanya.


Sebelumnya inovasi yang dilakukan PT KCI itu, malah mendapat kritik dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Menurut YLKI, upaya tersebut merupakan langkah mundur.


"Di dunia manapun KA commuter tidak ada kategori kelas, tidak ada premium, tidak ada express, dan sejenisnya. Yang sekarang ini sudah benar, kok mau diruntuhkan lagi," kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi dalam keterangannya, Sabtu (21/12).

Lanjut Tulus, kehadiran KRL Premium dianggap akan menyingkirkan kehadiran KRL reguler. "Dampak pemberlakuan KRL premium, adalah potensi pelanggaran hak-hak konsumen KRL secara keseluruhan sangat besar," tambahnya.


Seperti diketahui PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai 2019 akan mengoperasikan Commuter Line kelas Premium. Penumpang pun memiliki pilihan untuk menggunakan angkutan umum berbasis rel ini.


Diberi nama premium lantaran harga dan fasilitas yang ditawarkan pun berbeda dengan KRL reguler. Untuk tiket dibanderol hingga Rp 20 ribu untuk satu kali perjalanan.


Harga berbanding jauh bila membandingkan tarif KRL regular yang dikenaikan tarif Rp 3.000, setelah mendapatkan public service obligation (PSO) atau subsidi.

Editor: Erna Martiyanti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore