
Nella Kharisma (kanan) usai diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (18/12).
JawaPos.com- Penyanyi dangdut Nella Kharisma selesai menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur, Selasa malam (18/12). Sekitar lima orang penyidik mengawal Nella keluar dari Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.
Nella lalu menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan awak media. Dia mengatakan, penyidik mencecar 30 pertanyaan. Namun, Nella mengaku tidak merasa tertekan dengan puluhan pertanyaan penyidik.
"Jawab sejujurnya saja. Diperiksa empat jam doang. Banyak istirahatnya. Santai saja. Baik-baik kok bapaknya (penyidiknya)," kata Nella di Mapolda Jawa Timur, Selasa (18/12).
Ditanya soal standar prosedur operasional endorse produk, Nella tidak berkomentar. Dia hanya mengaku tidak terlalu terganggu dengan pemanggilan itu.
"Dicocokin jadwalnya. (Aktivitas manggung) tetep jalan," tambahnya.
Kasubdit IV Tipidter Polda Jatim AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, pertanyaan yang diajukan ke Nella fokus pada dua substansi kasus yang sedang ditangani. Yakni, produk ilegal dan peredarannya melalui endorse oleh public figur.
"Artis yang diidolakan, lalu mereka (konsumen) mencoba produknya dan cocok. Nah, cocoknya ini apakah kemudian ada masalah, kami belum tahu," kata Rofig.
Ditanya soal hukum pidana soal endorse produk, Rofiq mengatakan tidak ada aturannya. Hanya, terkait penjualan produk yang memiliki aturan.
Aturan itu termuat dalam Undang-undang perlindungan konsumen. Isinya, bahwa produk yang dijual harus dilengkapi sejumlah persyaratan.
"Proses penjualannya juga ikut aturan yang ditentukan. Nah, terkait dengan periklanan atau pariwara, ada yang namanya kode etik. Yakni, bagaimana proses endors. Tahapan itulah yang kami lihat," jelas Rofiq.
Jika ada pelanggaran terkait mengiklankan produk dalam bentuk endorse, akan ada peristiwa melawan hukum asri Nella. Hanya, saat ini Rofiq tidak menyimpulkan hal itu.
"Karena rata-rata ternyata artis menerima endorse melalui manajemennya. Apakah tugas endorse oleh manajemen merupakan bagian tak terpisahkan saat si artis menerima job? Nah ini, yang masih kami kembangkan," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
