
Guru Besar Unair Ditemukan Tewas di ITS, Kepala Berlumuran Darah
JawaPos.com SURABAYA - Civitas academica Unair Surabaya sedang berduka. Prof Dr drh Ngakan Ketut Laba Mahaputra MSc ditemukan tewas di kompleks bangunan tower Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/9) petang dengan kondisi kepala berlumuran darah.
Mayat korban ditemukan seorang pekerja bernama Romli. Dia melihat sesosok tubuh tergeletak di depan gedung yang belum jadi.
Setelah didekati, ternyata kepala korban mengeluarkan banyak darah. Temuan itu dilaporkan ke satuan keamanan kampus dan diteruskan ke polisi.
Berdasar data yang dihimpun Jawa Pos, korban berada di sekitar lokasi kejadian sejak sore.
Sekitar pukul 16.30, korban jalan-jalan dengan ditemani menantunya bernama Ahmad Wiza Faruqi. Keduanya mengelilingi kompleks kampus ITS dengan berjalan kaki.
Pukul 17.30, dosen tersebut meminta Faruqi pulang untuk mengambil handphone. Faruqi pun menurutinya dan meninggalkan korban seorang diri di dekat bangunan tower ITS. Setelah itu, dia mendengar informasi bahwa mertuanya meninggal.
Kapolsek Sukolilo Kompol Noerijanto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. "Kami masih memeriksa saksi-saksi," katanya.
Dari olah tempat kejadian perkara, korban ditemukan terluka di kepala bagian belakang. Banyak darah yang keluar dari sisi tersebut dan menggumpal di satu tempat. Polisi tidak menemukan luka di bagian tubuh lain.
Sementara itu, Rektor Unair Prof Muhammad Nasih membenarkan bahwa korban adalah dosen di kampus yang dipimpinnya.
Hanya, dia menyatakan tidak tahu-menahu soal penyebab kematian korban. "Setahu saya, dia menderita penyakit kronis infeksi," ucapnya.
Korban diketahui menderita infeksi larva strongylus (cacing kuda) sejak lama. "Kami ikut berbelasungkawa," kata guru besar fakultas ilmu ekonomi itu. Dia menambahkan, sudah ada tim dari Unair yang terjun ke lokasi kejadian. (ian/ton/bri/did/eko/c7/kim)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
