Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2015 | 05.30 WIB

Ditinggal Salat Id, Diler Yamaha Dibobol Maling, Moge Pajangan Raib

Motor pajangan di diler Yamaha tinggal satu. - Image

Motor pajangan di diler Yamaha tinggal satu.

JawaPos.com--Diler Central Yamaha Jalan Agus Salim, Samarinda Kota, Kaltim dibobol maling, Kamis (24/9) pagi. Maling tersebut berhasil membawa kabur satu motor gede Yamaha YZF R25 CC warna merah keluaran 2015.







Harga motor tersebut mencapai Rp 55,6 juta. Anehnya, tidak ada kerusakan apa pun di diler tersebut. Pintu, jendela dan bagian lain diler tidak menunjukkan tanda-tanda bekas pembobolan.  



Karena itu, Herman Abdillah (45), selaku pimpinan diler curiga ada oknum karyawan yang ikut terlibat. "Bisa jadi ada orang dalam. Soalnya sama sekali tak ada yang rusak. Bahkan kamera Close Circuit Television (CCTV) juga dimatikan," kata Herman kepada Samarinda Pos (Grup Jawa Pos).



Pagi itu, tambah Herman, diler mestinya dijaga oleh seorang karyawan berinisial Sd (61). Namun, saat kejadian, Sd pergi meninggalkan diler untuk melaksanakan salat Iduladha.



"Dia semestinya jaga, tapi saya tak bisa juga melarang orang untuk melaksanakan salat. Saya juga salat waktu itu," ucapnya. Menurut Herman, Sd mengaku meninggalkan diler dalam keadaan kosong tanpa ada seorang pun yang menjaga sekitar pukul 06.30 Wita. 



Sd kembali pukul 08.00 Wita, dengan kondisi motor telah hilang. Di samping mencurigai adanya keterlibatan orang dalam, Herman juga memperkirakan pencuri lebih dari dua orang dan mengendarai mobil  pick up untuk mengangkut motor. 



Sebab, motor pajangan itu mesinya tak bisa dihidupkan. "Selain belum ada bahan bakarnya di tangki, ada beberapa penyebab lain yang membuat mesin motor tak bisa dinyalakan," tutur Herman.



Kasus pencurian di diler motor ini baru kali pertama terjadi dan Herman sudah melaporkannya kepada polisi.



Saat dikonfirmasi, Kapolsekta Samarinda Ilir, Kompol Suryono menyatakan belum bisa memberikan penjelasan panjang lebar terkait curanmor yang terjadi di diler Yamaha tersebut.



"Kami masih mendalami dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan pelapor (Herman, Red) serta orang-orang yang dicurigai," katanya.(oke/jpg)

Editor: Ronald
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore