
Ilustrasi
JawaPos.com--Seorang pemuda Desa Wolaang, Jaga V, Kecamatan Langowan Timur, Minahasa, Sulawesi Utara, Gian Waani (20) tewas mengenaskan, Rabu (23/9) dinihari. Ia ditikam oleh HS alias Kia (21), warga Desa Karumenga, Langowan Utara menggunakan badik.
Dari informasi yang diperoleh Manado Pos (Jawa Pos Grup), kejadian tersebut disebabkan masalah sepele, yakni gara-gara adu mulut. Awalnya, korban bersama dua orang temannya dari Wolaang berangkat menuju ke Walantakan.
Tiba di Walantakan, mereka bertemu dengan tersangka bersama seorang rekannya. Mereka sempat saling tegur. Namun, tidak diketahui sebab-musababnya, dan siapa yang memulai, tiba-tiba terjadi pertengkaran antara tersangka dengan korban.
Adu mulut tersebut berlanjut sehingga terjadi adu fisik. Mereka baku hantam di pinggir jalan, tiga melawan dua orang. Saat saling pukul itulah, tersangka kemudian mencabut badik sepanjang kira-kira 30 cm yang rupanya sudah dipersiapkan sejak awal.
Badik itu lalu ditikamkan ke bagian kiri perut korban hingga menembus ke perut bagian kanan. Akibatnya, korban terkapar bermandikan darah di pinggir Jalan Desa Walantakan. Melihat lawannya sudah tak berdaya, tersangka lalu bergegas melarikan diri ke rumahnya.
Sementara itu, korban langsung dievakuasi warga ke RS Budi Setia Langowan. Warga juga melaporkan kasus ini ke polisi.
Setelah mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Langowan Timur segera meluncur untuk menangkap tersangka di rumahnya. Tersangka berhasil diamankan pada dinihari itu juga.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Langowan Timur, AKP Sammy Pandelaki, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, tersangka bersama barang bukti berupa pisau badik sudah diamankan.
"Kami juga sudah melakukan olah TKP dan sementara mengembangkan kasus ini, dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi," katanya.
Ia juga mengungkapkan, dalam kasus ini ada dua orang korban. Selain Gian Waani yang tewas, masih ada satu korban lain yang juga terluka karena tusukan badik. "Satu korban itu sementara dirawat di RS Kandouw Malalayang, akibat luka tikaman juga,” katanya.(fgn/gnr/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
