Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 September 2015 | 10.00 WIB

Gara-Gara Adu Mulut, Badik Menembus Perut

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com--Seorang pemuda Desa Wolaang, Jaga V, Kecamatan Langowan Timur, Minahasa, Sulawesi Utara, Gian Waani (20) tewas mengenaskan, Rabu (23/9) dinihari. Ia ditikam oleh HS alias Kia (21), warga Desa Karumenga, Langowan Utara menggunakan badik.



Dari informasi yang diperoleh Manado Pos (Jawa Pos Grup), kejadian tersebut disebabkan masalah sepele, yakni gara-gara adu mulut. Awalnya, korban bersama dua orang temannya dari Wolaang berangkat menuju ke Walantakan. 



Tiba di Walantakan, mereka bertemu dengan tersangka bersama seorang rekannya. Mereka sempat saling tegur. Namun, tidak diketahui sebab-musababnya, dan siapa yang memulai, tiba-tiba terjadi pertengkaran antara tersangka dengan korban. 



Adu mulut tersebut berlanjut sehingga terjadi adu fisik. Mereka baku hantam di pinggir jalan, tiga melawan dua orang. Saat saling pukul itulah, tersangka kemudian mencabut badik sepanjang kira-kira 30 cm yang rupanya sudah dipersiapkan sejak awal.



Badik itu lalu ditikamkan ke bagian kiri perut korban hingga menembus ke perut bagian kanan. Akibatnya, korban terkapar bermandikan darah di pinggir Jalan Desa Walantakan. Melihat lawannya sudah tak berdaya, tersangka lalu bergegas melarikan diri ke rumahnya. 



Sementara itu, korban langsung dievakuasi warga ke RS Budi Setia Langowan. Warga juga melaporkan kasus ini ke polisi. 



Setelah mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Langowan Timur segera meluncur untuk menangkap tersangka di rumahnya. Tersangka berhasil diamankan pada dinihari itu juga.



Saat dikonfirmasi, Kapolsek Langowan Timur, AKP Sammy Pandelaki, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, tersangka bersama barang bukti berupa pisau badik sudah diamankan. 



"Kami juga sudah melakukan olah TKP dan sementara mengembangkan kasus ini, dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi," katanya.



Ia juga mengungkapkan, dalam kasus ini ada dua orang korban. Selain Gian Waani yang tewas, masih ada satu korban lain yang juga terluka karena tusukan badik. "Satu korban itu sementara dirawat di RS Kandouw Malalayang, akibat luka tikaman juga,” katanya.(fgn/gnr/jpg)

Editor: Ronald
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore