
Tersangka saat diamankan polisi.
JawaPos.com--Polsekta Samarinda Ilir, Kaltim membekuk Daeng Mille (55) saat pesta minuman keras di rumah kontrakan, Jalan KH Mas Penghulu, Samarinda Seberang, Sabtu (19/9). Mille adalah buronan yang dicari sejak tiga bulan lalu karena menganiaya istri sirinya, Janna (35).
Mille dilaporkan Janna atas tuduhan penganiayaan. Dalam laporan itu, Mille dituding sengaja menonjok kedua mata Janna hingga memar, Rabu (24/6) silam. "Selain itu korban (Janna, Red) juga disundut rokok," beber Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir, Ipda Dedi Setyawan, Minggu (20/9).
Ada 14 luka bekas sundutan rokok yang menghiasi tubuh Janna. Sebanyak 12 luka sundutan di paha kiri dan 2 sundutan lain di tangan kanan. "Semua itu dilakukan pelaku (Mille, Red)," ucap Dedi.
Selama tiga bulan, Mille jadi buruan polisi. Sejumlah tempat nongkrong Mille diobok-obok polisi, tapi batang hidung pria beristri 13 itu tak kunjung ditemukan. Konon, Mille sempat kabur ke Sulawesi Selatan (Sulsel), kala mengetahui dirinya dilaporkan Janna ke polisi.
Kasus penganiayaan yang dialami Janna itu sendiri bermula saat Mille baru pulang dalam keadaan mabuk berat. Ia mengetuk pintu dengan keras sehingga membuat Janna terkejut.
Saat pintu dibuka, tanpa sebab Mile langsung menendang Janna kemudian mengikat kedua tangan perempuan malang itu. "Di saat itulah pelaku juga menganiaya korban," ujar Dedi.
Dari penuturan Janna, prilaku Mille yang kasar itu menjadi pemicu kedua belas istri Mille sebelumnya memilih cerai atau kabur. "Pernyataan korban, pelaku ringan tangan. Apalagi kalau sudah dalam keadaan mabuk," ucap Dedi.
Saat ditanya terkait penganiayaan yang dilakukannya, Mille membantah dengan nada tinggi. "Itu bukan saya sundut rokok, tapi kena percikan minyak panas waktu dia goreng kepala ayam," kilahnya.
Pengakuan Mille yang masih dalam keadaan mabuk itu tak diterima polisi, karena dalam kasus penganiayaan itu ada saksi yang membenarkan penganiayaan dilakukannya. "Pelaku memang pandai berkilah. Tapi ada bukti dan juga saksi dalam kasus ini," tandas Dedi.(oke/jpg)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
