Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Agustus 2015 | 07.00 WIB

Merah Putih Berkibar Terbalik di Halaman Kantor Dewan

Merah Putih Berkibar Terbalik di Halaman Kantor Dewan. Foto La Ode Mursidin/Radar Sorong/JawaPos.com - Image

Merah Putih Berkibar Terbalik di Halaman Kantor Dewan. Foto La Ode Mursidin/Radar Sorong/JawaPos.com

JawaPos.com MANOKWARI – Ada yang berbeda dari bendera Merah Putih yang biasa berkibar di halaman kantor DPR Papua Barat, Senin  (27/7). Bendera tersebut ternyata terbalik alias menjadi putih merah.



Diperkirakan, bendera terbalik itu dikibarkan sejak pukul 06.00 WIT dan baru diketahui sekitar pukul 12.00 WIT. Selama enam jam, tidak ada yang mengetahui bahwa bendera yang dikibarkan terbalik.



Plt Sekretaris DPR PB Yunus Kondororik ketika dikonfirmasi wartawan kemarin menyatakan, bendera Merah Putih terbalik itu dikibarkan oknum satpam di DPR PB saat malam, bukan staf sekretariat.



Dia menegaskan, tidak ada unsur kesengajaan soal pengibaran bendera terbalik.



’’Mungkin satpam yang melakukan penjagaan pagi tadi (kemarin, Red) mengantuk karena melakukan penjagaan sampai pagi dan saat melakukan pemasangan terbalik,’’ ujarnya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya.



Pihaknya sudah memanggil satpam yang memasang bendera tersebut. Oknum satpam itu mengaku tidak sengaja.



’’Tadi pagi memang saya ke kantor usai mengikuti apel gabungan di halaman kantor gubernur. Namun, saya tidak perhatikan posisi pemasangan bendera,’’ jelasnya.



Selain itu, ucap Yunus, selama ini tidak pernah terjadi kasus serupa. Dia pun meminta hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.



’’Dalam pemasangan, tidak ada unsur kesengajaan. Mungkin mengantuk dan kurang teliti,’’ jelasnya lagi.



Melihat terbaliknya bendera tersebut, Kapolres Manokwari AKBP Jhoni E. Isir langsung memerintah anggotanya untuk menurunkan bendera terbalik serta membetulkannya untuk dikibarkan kembali.



Walau Plt Sekwan menyatakan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam pengibaran bendera terbalik, dia memerintah anak buahnya untuk menyelidiki.



’’Nanti kami selidiki kembali apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian. Lebih lanjut, kami akan koordinasikan dulu dengan pihak Sekwan,’’ ujar Jhoni. (lm/JPG/c19/diq)

Editor: Arwan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore