
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama Wakil Gubernur Sumur Musa Rajekshah saat hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan
JawaPos.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Medan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meningatkan Pemerintah Kota Medan soal pembenahan dalam pelayanan publik. Menurutnya, pembenahan pelayanan publik sebuah keharusan.
Ia pun mengaitkan soal pembanahan pelayanan publik dengan predikat Medan menjadi salah satu 'Kota Terkotor' versi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Hal itu disampaiakannya saat menanggapi soal pentingnya sinergisitas program kerja yang akan dilakukan pemerintah daerah dengan pusat. Sehingga, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) harus punya formula yang baik.
"Masalah Medan saja belum juga beres. Itu baru sampah, bagaimana mau menata kota metropolitannya. Masalah (Papan) reklame juga masih ribet," katanya, Selasa (22/1).
Tjahjo melanjutkan, berbagai upaya peningkatan pembangunan harus didukung seluruh Pemerintah Daerah. Dia juga menjelaskan, Sumut menjadi daerah yang masuk dalam Program Strategis Nasional. Hingga Presiden Joko Widodo banyak melakukan pembangunan.
"Presiden hingga akhir jabatannya pada Oktober mendatang sedang fokus pada penyelesaian infrastruktur ekonomi sosialnya. Kalau di Sumut, ya bagaimana KEK, Danau Toba jangan sampai mangkrak. Ya harus ditunjang oleh Musrenbang ini," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Mendagri juga mengingatkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajekshah untuk menepati janji politik mereka kepada masyarakat. Dia menegaskan, janji saat kampanye merupakan hutang politik yang harus dijabarkan dalam Musrenbang.
Pemda juga diminta saling bahu membahu untuk mendukung percepatan berbagai proyek strategis tersebut rampung.
Tjahjo menambahkan, karena strategisnya masalah pembangunan dan proyek nasional yang ada di Sumut, mesti melibatkan banyak pihak seperti akademisi, Forkopimda sampai masukan dari pers.
"Makanya pembangunan harus terpadu. Karena itu pentingnya kegiatan Musrembang ini," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
