
ILUSTRASI: Kasus Mafia Bola
JawaPos.com - Kasus dugaan pengaturan skor di Liga 3 terus bergulir bak bola salju. Kali ini, pihak eks Manager Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, mengungkap fakta baru. Yakni, dicatutnya nama Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono untuk kepentingan tertentu.
Boyamin Saiman, selaku Kuasa Hukum Lasmi membeberkan penyidikan kasus melibatkan Persibara Banjarnegara ini. Dalam perkembangannya, pihaknya mendapati petunjuk jika nama Kapolda dicatut salah satu tersangka pengaturan skor, Priyanto atau Mbah Putih, untuk meyakinkan Lasmi agar mau memberikan sejumlah uang.
“Saya yakin Pak Condro tidak tahu kalau namanya dicatut. Itu mungkin saja upaya yang bersangkutan (Priyanto) supaya meyakinkan klien saya untuk memberi uang kepadanya,” kata Boyamin saat mengadakan jumpa pers di salah satu rumah makan di Jalan Suratmo, Kota Semarang, Selasa (15/1).
Sebagai penguat, Boyamin lantas menampilkan bukti percakapan via WhatsApp antara kliennya dengan Priyanto alias Mbah Putih. Pada percakapan tersebut, Priyanto sempat menyebut nama Condro sekaligus mengirimkan foto Johar Lin Eng, tersangka pengaturan skor lainnya, tengah bersama Condro.
“Yang saya ketahui, Priyanto meyakinkan klien saya bahwa permainan mereka aman karena dalam rombongannya terdapat jendral (Condro, Red),” sambung pria yang juga Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) tersebut.
Oleh karenanya, ia pun mendesak Kapolda Jateng, supaya mau ikut turun tangan mengusut kasus mafia bola ini. “Saya juga meminta Pak Condro menuntut orang-orang yang mencatut namanya tersebut. Itu sudah tidak baik dalam melakukan penipuan seperti ini,” tegasnya.
Mengenai awal mula pertemuan kliennya dengan Priyanto, Boyamin berujar semua berkat Johar. Lasmi yang tak ingin timnya kalah terus menerus, dikenalkan dengan Priyanto, yang katanya bisa membuat Persibara menang di pertandingan kemudian.
"Johar mengenalkan klien saya kepada Priyanto agar dibantu. Ternyata yang bersangkutan malah justru minta-minta,” tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
