Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Januari 2019 | 16.49 WIB

Kenal Pria Lewat Aplikasi Hago, Fakta Baru Sebelum Kematian Andriana

Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan tabur bunga di lokasi pembunuhan Noven. - Image

Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan tabur bunga di lokasi pembunuhan Noven.

JawaPos.com - Fakta baru kematian Andriana Yubelia Noven Cahya, siswi cantik SMK Baranangsiang Bogor yang tewas ditusuk oleh seorang pria tak dikenal, mulai terungkap.


Fakta tersebut diungkapkan oleh salah satu teman sekolah sekaligus teman kosnya bernama Vanessa Aurelia usai melakukan tabur bunga di lokasi kejadian pada Kamis (10/1).

Menurut Vanessa, sebelum temannya dibunuh pada Selasa (8/1), Noven mengungkapkan bahwa dirinya sedang dekat dengan seorang pria di media sosial.
 
“Aplikasi tersebut bernama Hago (Aplikasi Chat Online),” ucapnya seperti dikutip Pojok Bogor (Jawa Pos Group), Jumat (11/1).


Namun, Vanessa mengaku tidak mengetahui siapa lelaki tersebut. Sebab, Noven hanya bercerita bahwa ia mempunyai teman curhat di dunia maya.
 
“Masih sekolah setahu saya. Tapi belum sempat ketemu. Dia (Noven) cerita suka curhat di chat. Tapi nggak tahu siapa orangnya,” imbuhnya.


Sekadar informasi, pukul 16.00 Andriana Yubelia Noven Cahya, siswi cantik SMK Baranangsiang Bogor ditemukan tergeletak di sebuah gang sepi di kawasan Jalan Riau RT 04 RW 03 dengan bersimbah darah.
 
Dari informasi yang didapat Pojokbogor.com, siswi SMK itu menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal. Bahkan ketika kejadian penusukan pelaku terhadap korban, terekam CCTV di sekitar gang tersebut.


Berdasarkan rekaman kamera CCTV yang didapat Pojokbogor.com, terlihat pelaku yang memakai kaus biru berdiri di gang tersebut. Pelaku yang memiliki tato di tangan kanan dan kirinya itu tampak memperhatikan suasana sekitar.


Pelaku juga terlihat sudah memilih gang yang sepi itu sebagai tempat untuk mengesekusi korban. Pelaku sendiri terlihat mondar-mandir di gang tersebut. Selanjutnya, tampak korban berjalan menuruni tangga di gang yang menurun itu.


Di sisi lain, pelaku dengan santai berjalan menghampiri korban dari ujung gang. Diduga, antara pelaku dan korban sudah saling kenal sebelumnya. Pasalnya, korban tidak menghindar saat pelaku mendekatinya.


Hanya sepersekian detik berikutnya, pelaku langsung menusuk korban yang tak berdaya. Usai menusuk, pelaku langsung berlari ke arah Jalan Raya Pajajaran.


Di sisi lain, korban yang mendapat tusukan, terhuyung-huyung dan langsung roboh. Korban sendiri ditemukan warga sekitar dalam kondisi bersimbah darah.


Sempat dilarikan ke Rumah Sakit BMC untuk mendapatkan pertolongan, namun sayang dalam perjalanan, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore