
Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan tabur bunga di lokasi pembunuhan Noven.
JawaPos.com - Fakta baru kematian Andriana Yubelia Noven Cahya, siswi cantik SMK Baranangsiang Bogor yang tewas ditusuk oleh seorang pria tak dikenal, mulai terungkap.
Fakta tersebut diungkapkan oleh salah satu teman sekolah sekaligus teman kosnya bernama Vanessa Aurelia usai melakukan tabur bunga di lokasi kejadian pada Kamis (10/1).
Menurut Vanessa, sebelum temannya dibunuh pada Selasa (8/1), Noven mengungkapkan bahwa dirinya sedang dekat dengan seorang pria di media sosial.
“Aplikasi tersebut bernama Hago (Aplikasi Chat Online),” ucapnya seperti dikutip Pojok Bogor (Jawa Pos Group), Jumat (11/1).
Namun, Vanessa mengaku tidak mengetahui siapa lelaki tersebut. Sebab, Noven hanya bercerita bahwa ia mempunyai teman curhat di dunia maya.
“Masih sekolah setahu saya. Tapi belum sempat ketemu. Dia (Noven) cerita suka curhat di chat. Tapi nggak tahu siapa orangnya,” imbuhnya.
Sekadar informasi, pukul 16.00 Andriana Yubelia Noven Cahya, siswi cantik SMK Baranangsiang Bogor ditemukan tergeletak di sebuah gang sepi di kawasan Jalan Riau RT 04 RW 03 dengan bersimbah darah.
Dari informasi yang didapat Pojokbogor.com, siswi SMK itu menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal. Bahkan ketika kejadian penusukan pelaku terhadap korban, terekam CCTV di sekitar gang tersebut.
Berdasarkan rekaman kamera CCTV yang didapat Pojokbogor.com, terlihat pelaku yang memakai kaus biru berdiri di gang tersebut. Pelaku yang memiliki tato di tangan kanan dan kirinya itu tampak memperhatikan suasana sekitar.
Pelaku juga terlihat sudah memilih gang yang sepi itu sebagai tempat untuk mengesekusi korban. Pelaku sendiri terlihat mondar-mandir di gang tersebut. Selanjutnya, tampak korban berjalan menuruni tangga di gang yang menurun itu.
Di sisi lain, pelaku dengan santai berjalan menghampiri korban dari ujung gang. Diduga, antara pelaku dan korban sudah saling kenal sebelumnya. Pasalnya, korban tidak menghindar saat pelaku mendekatinya.
Hanya sepersekian detik berikutnya, pelaku langsung menusuk korban yang tak berdaya. Usai menusuk, pelaku langsung berlari ke arah Jalan Raya Pajajaran.
Di sisi lain, korban yang mendapat tusukan, terhuyung-huyung dan langsung roboh. Korban sendiri ditemukan warga sekitar dalam kondisi bersimbah darah.
Sempat dilarikan ke Rumah Sakit BMC untuk mendapatkan pertolongan, namun sayang dalam perjalanan, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
