Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Januari 2019 | 01.10 WIB

Usai Diblokade Pengusaha, Lalin di Kawasan Jenderal Sudirman Lancar

Suasana blokade Jalan Jenderal Sudirman Palembang - Image

Suasana blokade Jalan Jenderal Sudirman Palembang

JawaPos.com - Kekesalan pengusaha di sepanjang kawasan Jalan Jenderal Sudirman berujung pada pemblokadean jalan utama di kawasan tersebut, Rabu (9/1). Hal ini sempat menyebabkan kemacetan panjang karena kendaraan tidak dapat melintas di kawasan tersebut.


Namun, kini kondisi jalan telah kembali lancar dan pemblokadean yang dilakukan pengusaha pun telah dibuka. Terlihat, kawasan tersebut pun lengang terutama yang menuju ke Jembatan Ampera. Beberapa kendaraan baik roda empat maupun roda dua terlihat bebas melintas tanpa adanya kemacetan. Selain itu, aktivitas pertokoan di kawasan tersebut juga berjalan seperti biasanya.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Kurniawan mengatakan jika pemblokadean tersebut hanya dilakukan selama 10 menit oleh pengusaha. Hal ini dikarenakan bantuan dari pihak kepolisian dan TNI sehingga aksi tersebut pun digagalkan. 


"Jadi blokade ini tak lama, hanya sebenar untuk menghalangi petugas mengangkut kendaraan disana," katanya saat ditemui, Rabu (9/1).


Ia mengaku, kejadian ini sebenarnya bermula saat petugas Dishub melakukan penertiban parkir liar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Kemudian, pihaknya melihat banyak mobil dan motor terparkir.


Pihaknya pun langsung mengingatkan para sopir untuk memindahkannya. Lantaran, larangan parkir di bahu jalan. Beberapa kendaraan pun berhasil dipindahkan oleh pemiliknya. "Nah, kami melihat ada tiga motor yang masih terparkir di trotoar tanpa ada pemiliknya," jelasnya.


Kemudian, petugas pun berusaha untuk mengangkut motor tersebut. Namun, salah satu anak dari pemilik toko keluar dan langsung marah.


Mereka beralasan jika parkir tersebut tidak melanggar karena terparkir di lorong. Padahal, petugas menyaksikan betul terparkir di trotoar.
Saat akan diangkut anak dari pemilik toko itu pun langsung berusaha menarik motor agar motor tersebut terjatuh. Hingga akhirnya terjadi blokade jalan.


"Motor itu sebenarnya bukan milik salah satu pengusaha. Jadi, pemilik toko itu hanya memprovokasi saja," ujarnya.


Suasana pun menjadi tegang, terjadi aksi saling dorong pengusaha dengan petugas Dishub. Hingga, akhirnya datang pihak kepolisian dan TNI.


Kemudian, dilakukan langkah persuasif dan pihaknya pun mengembalikan motor tersebut ke pemiliknya. "Semua ini sudah sesuai dengan aturan jadi tidak melanggar," terangnya.


Aksi blokade tersebut pun akhirnya berhasil diredam oleh pihak kepolisian dan TNI. Kemacetan di kawasan tersebut juga berhasil ditangani dan kembali berjalan lancar.


"Kami tidak mau masalah ini membesar jadi kami melakukan langkah persuasif dan mengembalikan motornya," tutupnya. 

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore