Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 17.16 WIB

Saat Menarik Kapal Tongkang, Tug Boat Tenggelam Dihantam Ombak Keras

Petugas lantamal IV Tanjungpinang saat mengevakuasi ABK setelah kapal tugboat yang mereka tumpangi tenggelam setelah diterjang ombak di perairan Selat Philip. - Image

Petugas lantamal IV Tanjungpinang saat mengevakuasi ABK setelah kapal tugboat yang mereka tumpangi tenggelam setelah diterjang ombak di perairan Selat Philip.

JawaPos.com - Kapal milik Indonesia kembali mengalami musibah tenggelam. Setelah sebelumnya kapal pembawa tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal karam di perairan Indonesia, kali ini dialami kapal Tugboat, TB Galang Baru yang tenggelam di perairan Selat Philips, sebelah barat pulau Kepala Jeri Batam, Rabu (25/1).


Dilansir dari Batam Pos (Jawa Pos Group), kapal itu tenggelam setelah dihantam ombak keras saat menarik kapal tongkang TK TMS 03. Beruntung lima Anak Buah kapal (ABK) berhasil selamat dan dievakuasi petugas.


Kadispen Lantamal IV Tanjungpinang Mayor laut Josdy Damopoli mengatakan, pihaknya mengetahui kejadian itu karena laporan dari masyarakat. "Begitu ada laporan itu, tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV menerjunkan Unit 1 Jatanrasla untuk melakukan proses Search and Rescue (SAR)," katanya.


Posisi tongkang saat kejadian berada pada koordinat 01 01 091 LU - 103 44 710 BT. "Seluruh ABK yang berjumlah 5 orang dapat menyelamatkan diri ke atas tongkang yang hanyut terbawa arus.” sambungnya.


Dari pemeriksaan terhadap ABK yang selamat, diketahui TB Galang Baru bertonase 31 dan bendera Indonesia. Kapal itu merupakan jenis kapal tugboat kayu dengan pemilik Do Kim, PT Putra Kundur Lintas Samudra yang beralamat di jalan Majapahit Batuampar Batam sedangkan TK TMS 03 GT 159 tanpa muatan.


“TB Galang Baru dinakhodai Rasuda besama Oce Sukarsa sebagai KKM beserta tiga orang anak buahnya, Ade Mulya Suhendra, Muhamad Taufik dan Junaedi Ebed Palandung. Menurut pengakuan nakhoda, mereka berlayar dari pelabuhan Batuampar Batam dengan tujuan Tanjung Balai Karimun,” katanya.


Nakkoda, ABK beserta tongkang dan dokumen kapal diamankan Unit 1 Jatanrasla WFQR Lantamal IV. Hal ini dilakukan karena telah terjadi pencemaran laut di sekitar tempat kejadian perkara karena tumpahan BBM jenis solar dari tugboat yang tenggelam.


Mayor laut Josdy Damopoli menghimbau kepada masyarakat yang dalam kesehariannya melakukan aktivitas di laut agar selalu waspada dan berhati-hati. Diminta juga untuk melengkapi peralatan keselamatan dan selalu memantau perkembangan cuaca, untuk meminimalisir terjadinya korban jiwa akibat kecelakaan di laut. (ian/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore