
Petugas lantamal IV Tanjungpinang saat mengevakuasi ABK setelah kapal tugboat yang mereka tumpangi tenggelam setelah diterjang ombak di perairan Selat Philip.
JawaPos.com - Kapal milik Indonesia kembali mengalami musibah tenggelam. Setelah sebelumnya kapal pembawa tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal karam di perairan Indonesia, kali ini dialami kapal Tugboat, TB Galang Baru yang tenggelam di perairan Selat Philips, sebelah barat pulau Kepala Jeri Batam, Rabu (25/1).
Dilansir dari Batam Pos (Jawa Pos Group), kapal itu tenggelam setelah dihantam ombak keras saat menarik kapal tongkang TK TMS 03. Beruntung lima Anak Buah kapal (ABK) berhasil selamat dan dievakuasi petugas.
Kadispen Lantamal IV Tanjungpinang Mayor laut Josdy Damopoli mengatakan, pihaknya mengetahui kejadian itu karena laporan dari masyarakat. "Begitu ada laporan itu, tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV menerjunkan Unit 1 Jatanrasla untuk melakukan proses Search and Rescue (SAR)," katanya.
Posisi tongkang saat kejadian berada pada koordinat 01 01 091 LU - 103 44 710 BT. "Seluruh ABK yang berjumlah 5 orang dapat menyelamatkan diri ke atas tongkang yang hanyut terbawa arus.” sambungnya.
Dari pemeriksaan terhadap ABK yang selamat, diketahui TB Galang Baru bertonase 31 dan bendera Indonesia. Kapal itu merupakan jenis kapal tugboat kayu dengan pemilik Do Kim, PT Putra Kundur Lintas Samudra yang beralamat di jalan Majapahit Batuampar Batam sedangkan TK TMS 03 GT 159 tanpa muatan.
“TB Galang Baru dinakhodai Rasuda besama Oce Sukarsa sebagai KKM beserta tiga orang anak buahnya, Ade Mulya Suhendra, Muhamad Taufik dan Junaedi Ebed Palandung. Menurut pengakuan nakhoda, mereka berlayar dari pelabuhan Batuampar Batam dengan tujuan Tanjung Balai Karimun,” katanya.
Nakkoda, ABK beserta tongkang dan dokumen kapal diamankan Unit 1 Jatanrasla WFQR Lantamal IV. Hal ini dilakukan karena telah terjadi pencemaran laut di sekitar tempat kejadian perkara karena tumpahan BBM jenis solar dari tugboat yang tenggelam.
Mayor laut Josdy Damopoli menghimbau kepada masyarakat yang dalam kesehariannya melakukan aktivitas di laut agar selalu waspada dan berhati-hati. Diminta juga untuk melengkapi peralatan keselamatan dan selalu memantau perkembangan cuaca, untuk meminimalisir terjadinya korban jiwa akibat kecelakaan di laut. (ian/iil/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
