Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juli 2023 | 14.14 WIB

Bupati Ancam Pecat Kepala SMPN 1 Ciambar atas Tewasnya Siswa saat MPLS

Olah TKP kasus tewasnya pelajar kelas VII SMPN 1 Ciambar di Sungai Cileuluy, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (22/7). - Image

Olah TKP kasus tewasnya pelajar kelas VII SMPN 1 Ciambar di Sungai Cileuluy, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (22/7).

JawaPos.com–Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengancam memecat Kepala SMP Negeri 1 Ciambar terkait kasus tewasnya seorang siswa kelas VII berinisial MA, 13. Korban tewas akibat tenggelam di Sungai Cileuluy, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (22/7), saat mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

”Jika benar terjadi saat MPLS dan pihak sekolah mengabaikan prosedur keselamatan pelajar, kami tidak segan memecat Kepala SMPN 1 Ciambar dari jabatannya,” kata Marwan Hamami seperti dilansir dari Antara di Sukabumi.

Menurut Marwan, untuk mengungkap kejadian tewasnya MA akibat tenggelam di Sungai Cileuluy di Kampung Selaawigirang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, pihaknya telah membentuk tim investigasi. Tim itu melibatkan pihak kepolisian.

Jika nanti hasil investigasi ditemukan adanya kelalaian dan prosedur yang diabaikan, Marwan Hamami menyatakan akan langsung memberikan sanksi pemecatan dari jabatan sebagai kepala sekolah. Pihaknya tidak menginginkan kejadian itu terulang kembali dan mengimbau kepada seluruh sekolah agar kasus tersebut menjadi pelajaran dan perhatian.

”Saat melakukan kegiatan sekolah di luar lingkungan sekolah, pihak sekolah harus benar-benar mengawasi dan memastikan keselamatan seluruh pelajar yang mengikuti kegiatan,” ucap Marwan Hamami.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni membantah bahwa MA pelajar kelas VII SMPN 1 Ciambar mengalami tenggelam dan akhirnya meninggal dunia saat mengikuti kegiatan MPLS. Sebab, MPLS di sekolah tersebut berakhir pada Jumat (21/7).

Namun dirinya tidak membantah bahwa kegiatan lintas alam dan makan bersama pada Sabtu (22/7) atau sehari setelah MPLS ditutup merupakan kegiatan yang biasa dilakukan SMPN 1 Ciambar.

MA meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Cileuluy, Kampung Selaawigirang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (22/7). Kejadian itu setelah korban mengikuti kegiatan lintas alam dan makan bersama yang diselenggarakan pihak sekolah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore