
Ilustrasi
JawaPos.com – Upaya pemerintah menyejahterakan masyarakat, terutama rakyat miskin, seringkali dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab. Salah satunya praktik lancung pemotongan dana bantuan siswa miskin (BSM) oleh oknum guru.
Kali ini, pemotongan BSM yang diperuntukkan bagi siswa miskin ini diduga terjadi di salah satu SDN di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Salah seorang walimurid yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, pungutan mulai diketahui saat ada aduan dari sesama walimurid. Ada belasan siswa di sekolah itu dipotong haknya.
“Setahu saya ada 19 orang dana bantuannya yang dipotong,” ujarnya sebagaimana dilansir Radar Bogor (Jawa Pos Grup), Kamis (30/3).
Dana BSM yang seharusnya Rp450 ribu untuk satu siswa, dipotong pihak sekolah Rp50 ribu per siswa dengan berbagai alasan.
“Jadi masing-masing siswa (penerima BSM, red) hanya menerima Rp400 ribu,” terangnya.
Menurutnya, siswa miskin yang masih punya tunggakan buku lembar kegiatan siswa (LKS) dan pembayaran komputer pun dipotong dari Rp400 ribu itu.
“Orang yang ngurus ke bank juga dikasih Rp150 ribu dan guru yang membagikan uang kepada siswa diberi juga Rp100 ribu,” terangnya.
Sementara itu, saat Radar Bogor mendatangi sekolah tersebut, kepala sekolah sedang tidak ada di tempat.
Salah seorang guru yang tak mau menyebutkan namanya mengungkapkan, kepala sekolah sedang berobat ke RSUD Cileungsi lantaran sakit.“Kepala sekolah kena alergi, makanya tidak ngantor,” singkatnya.(radar boogr/azi/c/mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
