
Taman Harmoni
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut, taman kota yang menjadikan Surabaya dinilai sebagai kota paling toleran. Sehingga, dia bertujuan untuk membangun banyak taman kota di beberapa wilayah di Surabaya.
Hal itu mendapat tanggapan bermacam-macam dari masyarakat. Pro kontra dilontarkan beberapa pengunjung di Taman Harmoni. Misalnya, salah seorang pengunjung bernama Faizal Delano, 17.
Meski baru dua kali berkunjung, dia menilai Taman Harmoni memang berbeda dengan taman lain. Tak hanya soal keindahan dengan koleksi tanaman hiasnya.
Menurutnya, lokasi taman yang jauh dari kebisingan lalu lintas kendaraan, merupakan nilai positif untuk Taman Harmoni. Akan tetapi, dia tidak setuju jika keindahan di taman tersebut dikaitkan dengan rasa toleransi warga Surabaya.
"Karena toleran itu individual masing-masing. Apakah merasa lebih superior atau tidak. Nggak ada hubungannya taman sama toleran," kata Faizal.
Bebeda dengan Alleihandrow, 17. Menurutnya, pembangunan taman, justru mendorong warga Surabaya lebih peduli lingkungan. Apalagi jika bicara soal toleransi.
"Taman bisa juga sebagai (tempat) pemersatu (warga). Semua warga saling bertemu di taman. Toleransi juga bukan sekedar kepedulian. Asal nggak ganggu saja, itu sudah toleransi," kata Alleihandrow.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
