
TKP pencurian di toko milik Farida Desa Sungai Rangit Jaya.
JawaPos.com - Aksi pencurian terjadi di Kecamatan Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalteng. Lucunya, pelaku yang diduga masih amatir, malah meninggalkan motornya karena dikejar warga, Sabtu (7/1). Pelaku berhasil kabur ke kebun warga dan menghilang.
Radar Sampit (Jawa Pos Group), Senin (9/1) melaporkan, gelapnya lokasi pencarian membuat warga yang mengejar kehilangan jejak dan hanya mengamankan sepeda motor pelaku.
Informasi yang diperoleh Radar Pangkalan Bun (Jawa Pos Group), kejadian bermula saat pelaku yang dikenali dengan ciri-ciri tinggi besar dan berkulit putih itu, datang ke sebuah toko di kawasan Bundaran Jagung, tepatnya di Desa Sungai Rangit Jaya.
Pelaku kemudian menyamar menjadi pembeli. Dia memanfaatkan kelalaian pemilik toko yang tidak segera datang ketika pelaku masuk. Dia langsung mengambil uang sekitar Rp 2 juta lebih.
Farida, pemilik toko mengatakan, pelaku awalnya datang layaknya pembeli. Karena saat itu toko tidak ada penjaga dan posisi korban berada di warung sebelah, pencuri leluasa masuk dan mengambil uang di laci toko tersebut.
”Saya kan sedang di warung tempat jualan kacang. Dia (pelaku) datang dan seperti orang mau beli. Saat itu saya suruh anak saya mendatangi. Pelaku tepergok sedang mengambil uang dan dimasukkan ke dalam pakaian,” ujarnya.
Ketika ketahuan, pelaku langsung kabur dengan sepeda motor yang dikendarainya. Farida langsung berteriak memanggil suami dan keluarganya. Sejumlah warga yang mengetahui langsung mencoba mengejar.
Pelaku yang kabur ke arah Pangkalan Bun sempat terjatuh di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Desa Sumber Agung. Sejumlah warga melihat uang yang dibawanya dari hasil mencuri tercecer di jalan. ”Sempat jatuh di Sumber Agung sana, uangnya sempat berceceran. Namun, saat mau ditolong warga malah kabur,” katanya.
Pengejaran berakhir ketika sepeda motor ditemukan di dekat pabrik Air Mineral Desa Purbasari. Pelaku yang ketakutan meninggalkan sepeda motornya dan masuk ke lokasi perusahaan pengolah batu koral. Sempat berusaha dikejar ke dalam, namun pelaku berhasil kabur ke kawasan kebun di belakang perusahaan tersebut.
”Ketemu di kawasan pabrik air minum itu, tapi langsung lari ke pabrik koral dan lompat pagar ke kebun di belakang pabrik itu. Suami saya yang ikut ngejar kehilangan jejak, karena kondisinya sudah gelap,” ujarnya.
Setelah kejadian itu, lanjutnya, pihaknya langsung menghubungi Polsek Pangkalan Lada. Sejumlah aparat langsung datang dan mengamankan sepeda motor tersebut.
”Semoga lekas ketemu dan bisa dilacak dari kepemilikan motor matik itu. Kemarin di dalam jok motor ada dua seluler juga. Entah itu curian atau bukan. Semua saya serahkan ke polisi,” katanya, Minggu (8/1). (sla/ign/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
