Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Januari 2017 | 20.34 WIB

Cara Unik Warga HST Rayakan Tahun Baru, Patut Ditiru!

Ribuan warga Kabupaten Hulu Sungai tengah membanjiri lapangan Dwi Warna Barabai untuk mengikuti gema Murakata Berselawat di malam pergantian tahun. - Image

Ribuan warga Kabupaten Hulu Sungai tengah membanjiri lapangan Dwi Warna Barabai untuk mengikuti gema Murakata Berselawat di malam pergantian tahun.

JawaPos.com - Malam pergantian tahun biasanya selalu identik dengan pesta kembang api, panggung hiburan malam, dan juga terompet. Tapi perayaan malam tahun baru di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (31/12) malam kemarin berbeda. 



Tak ada pesta kembang api ataupun panggung hiburan. Malah ribuan warga HST berbondong-bondong, memenuhi lapangan Dwi warna Barabai mengenakan baju muslim, untuk menghadiri Gema Murakata Berselawat. 



Acara yang dilaksanakan oleh Majelis Selawat Nurul Latif binaan Bupati H Abdul Latif dilaksanakan untuk menyambut pergantian tahun 2016 ke 2017 Masehi. 



Kegiatan Murakata Berselawat ini diawali dengan penampilan grup Selawat Habsyi dari tiap kecamatan yang ada di kabupaten HST. Selain itu juga diisi dengan tausiyah singkat dari para ulama, dan habaib yang hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Ustad HM Fahmi, Lc dan Ketua NU HST KH. Muhammad Nawawi Hasan. 



Salah seorang warga Kompleks Mawar Barabai, Fadli mengatakan, malam pergantian tahun kali ini dirasa sangat berbeda dari tahun sebelumnya. "Alhamdulillah, malam tahun baru ini terasa sangat berbeda, suasana agamis terasa sekali. Semoga dengan Gema Murakata Berselawat di malam pergantian tahun ini, Kabupaten HST semakin mendapat berkah," ungkapnya.



Sementara itu Bupati HST H Abdul Latif, didampingi Wakil Bupati HST H A Chairansyah mengungkapkan, pergantian Tahun Baru Masehi ini menjadi momentum untuk merefleksikan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.



“Selain sebagai bentuk keserasian hubungan antara ulama dan umara. Kegiatan Murakata Berselawat di pergantian tahun baru masehi ini, juga merupakan upaya mengubah paradigma masyarakat. Agar tidak menyambut tahun baru masehi dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, yang bahkan bisa merugikan diri sendiri dan orang lain," ucapnya.



Dia menambahkan, tentu kegiatan Murakata Berselawat ini akan terus menjadi agenda tetap, yang rutin kedepannya. Sesuai visi, dan misi pemerintah daerah Kabupaten HST.



Pergantian tahun baru masehi tersebut ditandai dengan pemukulan alat Maulid Habsyi (tarbang) oleh Bupati HST H Abdul Latif, dan dilanjutkan dengan lantunan selawat maulid habsyi dari majelis Nurul Latif yang dibawakan oleh Sayyid M Nuh Al Ayderus dan H Abdurrahman. (zay/al/ram/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore