
Ribuan warga Kabupaten Hulu Sungai tengah membanjiri lapangan Dwi Warna Barabai untuk mengikuti gema Murakata Berselawat di malam pergantian tahun.
JawaPos.com - Malam pergantian tahun biasanya selalu identik dengan pesta kembang api, panggung hiburan malam, dan juga terompet. Tapi perayaan malam tahun baru di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (31/12) malam kemarin berbeda.
Tak ada pesta kembang api ataupun panggung hiburan. Malah ribuan warga HST berbondong-bondong, memenuhi lapangan Dwi warna Barabai mengenakan baju muslim, untuk menghadiri Gema Murakata Berselawat.
Acara yang dilaksanakan oleh Majelis Selawat Nurul Latif binaan Bupati H Abdul Latif dilaksanakan untuk menyambut pergantian tahun 2016 ke 2017 Masehi.
Kegiatan Murakata Berselawat ini diawali dengan penampilan grup Selawat Habsyi dari tiap kecamatan yang ada di kabupaten HST. Selain itu juga diisi dengan tausiyah singkat dari para ulama, dan habaib yang hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Ustad HM Fahmi, Lc dan Ketua NU HST KH. Muhammad Nawawi Hasan.
Salah seorang warga Kompleks Mawar Barabai, Fadli mengatakan, malam pergantian tahun kali ini dirasa sangat berbeda dari tahun sebelumnya. "Alhamdulillah, malam tahun baru ini terasa sangat berbeda, suasana agamis terasa sekali. Semoga dengan Gema Murakata Berselawat di malam pergantian tahun ini, Kabupaten HST semakin mendapat berkah," ungkapnya.
Sementara itu Bupati HST H Abdul Latif, didampingi Wakil Bupati HST H A Chairansyah mengungkapkan, pergantian Tahun Baru Masehi ini menjadi momentum untuk merefleksikan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
“Selain sebagai bentuk keserasian hubungan antara ulama dan umara. Kegiatan Murakata Berselawat di pergantian tahun baru masehi ini, juga merupakan upaya mengubah paradigma masyarakat. Agar tidak menyambut tahun baru masehi dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, yang bahkan bisa merugikan diri sendiri dan orang lain," ucapnya.
Dia menambahkan, tentu kegiatan Murakata Berselawat ini akan terus menjadi agenda tetap, yang rutin kedepannya. Sesuai visi, dan misi pemerintah daerah Kabupaten HST.
Pergantian tahun baru masehi tersebut ditandai dengan pemukulan alat Maulid Habsyi (tarbang) oleh Bupati HST H Abdul Latif, dan dilanjutkan dengan lantunan selawat maulid habsyi dari majelis Nurul Latif yang dibawakan oleh Sayyid M Nuh Al Ayderus dan H Abdurrahman. (zay/al/ram/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
