
Ilustrasi
JawaPos.com - Setidaknya 187 orang penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 1 rute pelayaran Surabaya - Balikpapan yang terbakar pada hari Jumat (19/5) pukul 16.00 WIB di perairan Masalembu, Jawa Timur telah berhasil dievakuasi dengan selamat.
"Hingga saat ini 187 orang penumpang termasuk ABK (Anak buah kapal) telah dievakuasi dengan selamat. Para penumpang terluka yang telah dievakuasi dirujuk ke Puskesmas Masalembu dan yang tidak mengalami luka ditempatkan di terminal penumpang Masalembu," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), A Tonny Budiono di Jakarta, Sabtu (20/5).
Dalam proses evakuasi penumpang kapal KM Mutiara Sentosa I itu telah dikerahkan Kapal Patroli PLP, UPP Masalembo, kapal Basarnas dari Surabaya dan Lantamal V. Selain itu, MV Meratus Makassar yang berada sekitar 8 mil dari lokasi kejadian juga membantu evakuasi penumpang.
Tonny menambahkan, selain kapal-kapal tersebut kapal KMP Dharma Kartika 9, kapal Tug Boat Asmarina 9 dan kapal Tongkang Asmarina 12 juga 8 kapal nelayan juga turut membantu evakuasi para penumpang KM Mutiara Sentosa 1. "Saat itu tinggi gelombang sekitar 1 - 1.5 m sehingga memerlukan waktu untuk mengevakuasi para penumpang kapal," kata Tonny.
Lebih lanjut dia menyebutkan, proses evakuasi penumpang hanya dapat dilakukan melalui bagian belakang kapal karena bagian depan kapal yang mengalami kebakaran.
Sementara itu, salah seorang penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 1 yang telah berhasil dievakuasi menuturkan, kebakaran terjadi di car deck dan sprinkler air. Bagian itu tidak mampu memadamkan api sehingga api semakin membesar dan memaksa nakhoda meminta para penumpang untuk meninggalkan kapal.
Kini kapal KM Mutiara Sentosa 1 telah dikandaskan pada lokasi dangkal pada pukul 23.00 WIB semalam dan kapal telah ditinggalkan oleh kru kapal.
Selanjutnya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut telah membuat Maklumat Pelayaran ke stasiun radio pantai untuk disebarkan ke instansi terkait dan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan terhadap para penumpang kapal KM. Mustika Sentosa 1.
Berbagai upaya dalam peningkatan keselamatan pelayaran telah dilakukan seperti melakukan uji petik kelaiklautan kapal oleh tim marine inspector Ditjen Hubla yang dilakukan secara berkala terutama menjelang angkutan laut Lebaran yang telah dimulai dari tanggal 17 April sampai dengan 30 Juni 2017.
Dia berharap agar faktor keselamatan pelayaran harus benar-benar dilaksanakan oleh semua pihak baik regulator, operator maupun pengguna jasa transportasi laut.
Karena itu, kejadian terbakarnya kapal KM Mutiara Sentosa 1 tersebut menandakan belum sepenuhnya pelaksanaan aturan keselamatan pelayaran dijalankan dengan sungguh-sungguh. "Kami selaku regulator telah mengeluarkan aturan-aturan keselamatan dan semestinya menjadi tanggung jawab bersama di dalam pelaksanaan dan penegakan aturan tersebut oleh Operator maupun masyarakat pengguna jasa," pinta Tonny.
Ke depan, Kemenhub akan memperketat dan mengevaluasi aturan-aturan keselamatan pelayaran serta melakukan law enforcement yang tegas. Untuk itu, Tonny menginstruksikan kepada jajarannya agar menindak pelanggaran atas kelalaian terhadap keselamatan pelayaran tanpa kompromi.
Sebelumnya seperti yang telah dilaporkan, kapal milik PT. Atosim Lampung Pelayaran Surabaya terbakar pada posisi 05.33.845 S dan 114.31.271E sekitar 3 mil Timur Laut Pulau Masalembu. Adapun kapal tersebut membawa penumpang sekira 200 orang.
Diketahui, Kapal KM Mutiara Sentosa 1 memiliki berat GT. 12.365, panjang 134 m dan lebar 21 meter. Kapal tersebut ini jenis kapal penumpang berbendera Indonesia dengan IMO number 8718471 yang dinakhodai oleh Eddy Sarwoto. Kapal berangkat dari Surabaya pada hari Kamis (18/5) pukul 23.41 WIB dengan tujuan Balikpapan dengan Anak Buah Kapal berjumlah 37 orang dan 80 unit kendaraan yang terdiri dari sepeda motor (2 unit), mobil kecil (21), truk sedang (10) dan truk besar (47).
Adapun pagi ini (20/5) Syahbandar Tanjung Perak Surabaya kembali berkoordinir dengan pihak terkait untuk melanjutkan proses evakuasi para penumpang kapal KM. Mutiara Sentosa I dan Kepala SAR Nasional Wilayah Jawa Timur akan ke lokasi untuk memastikan jumlah korban yang selamat.
Terkait dengan penyebab terbakarnya KM. Mutiara Sentosa 1, tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan investigasi awal penyebab terbakarnya KM. Mutiara Sentosa 1 di perairan Masalembu, Jawa Timur. (cr2/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
