
Cuplikan surat imbauan Walikota Makassar
JawaPos.com - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajarannya. Dimana, pelayanan pemerintahan di jajaran Pemerintah Kota Makassar akan terhenti di setiap waktu salat. Tepatnya, saat azan salat fardu berkumandang.
Ini setelah Danny, sapaan akrabnya, mengeluarkan Surat bernomor 151.11/25/HIM/Kesra/IV/2017 yang ditujukan kepada para kepala SKPD dan unit kerja lingkup Pemkot Makassar, camat dan lurah, serta para dirut perusda. Isinya sebagai berikut:
Dalam rangka meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu wata'ala serta mendukung efektivitas dan produktivitas kerja pegawai lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka dengan ini diminta kepada Saudara untuk menyampaikan kepada para pegawai untuk menghentikan seluruh kegiatan pemerintahan saat "Azan Berkumandang" dan mengimbau kepada para pegawai yang beragama Islam untuk segera melaksanakan shalat berjemaah.
Demikian disampaikan untuk menjadi maklum, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
WALI KOTA MAKASSAR
Moh Ramdhan Pomanto
Surat edaran tersebut mendapat apresiasi anggota DPRD Makassar. Salah satunya dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mudzakkir Ali Djamil.
"Bangga kami punya wali kota Moh Ramdhan Pomanto (Danny)," kata sekretaris PKS Kota Makassar ini, Rabu (19/4) sebagimana dilansir dari fajaronline (Jawa Pos Group). (taq/sad/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
