
Dua sejoli yang ditangkap karena mesum dan membawa narkoba di hotel kelas melati.
JawaPos.com - Satpol PP Samarinda menggerebek sebuah hotel kelas melati di Jalan Gatot Subroto, Samarinda, Sabtu (14/4) sekitar pukul 02.30 Wita kemarin.. Mereka mendapati sepasang kekasih yang tengah ngamar di sana.
Tak mampu menunjukkan bukti nikah, Samsul Rizal (29) warga Jalan Kemakmuran dan Mahda (32) warga Jalan Damanhuri, makin tak berkutik. Petugas akhirnya melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap keduanya.
Tas dan barang bawaan diperiksa. Sudut-sudut ruang kamar tak luput dari penyisiran kala itu. Petugas mencium gelagat yang tidak beres dengan keduanya. Terlebih, di kamar itu banyak korek gas yang berserakan di lantai.
Benar saja, sebuah alat isap sabu (bong, red) ditemukan di dalam lemari. Setelah diperhatikan masih terdapat sisa sabu di dalam bong tersebut.
Tertangkap basah, sejoli ini tak bisa mengelak. Sesekali keduanya meminta belas kasihan petugas agar dibebaskan. Namun petugas tak bergeming dan tetap menggelandangnya ke markas Satpol PP Samarinda yang ada di Jalan Bugis, Samarinda Kota.
Dari pengakuan Samsul, dirinya memang sudah lama sebagai pemakai sabu, namun pernah direhabilitasi. Keinginannya untuk insaf selalu gagal lantaran tergoda bujukan teman-temannya. “Saya sebenarnya mau berhenti, tapi selalu enggak tahan jika ada yang menawari lagi,” tutur Samsul.
Lanjutnya lagi, Samsul mengatakan bahwa Mahda adalah kekasih yang akan segera dinikahinya. ”Dia calon istri saya,” katanya lagi.
Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Samarinda, M Teguh Setiawardana menjelaskan, kegiatan razia memang sudah menjadi agenda rutin pihaknya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya kriminalitas terutama penyalahgunaan narkoba dan minuman keras (miras). ”Kita amankan dua orang yang tidak memiliki ikatan sah suami istri di dalam kamar hotel, dan bersamaan dengan itu kita temukan sabu dan alat hisapnya,” kata Teguh.
Selanjutnya, pihaknya akan menyerahkan keduanya ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut. ”Ini menjadi pelajaran bagi kita, bahwa narkoba sudah sangat meresahkan. Dan kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk bersama memberantas peredaran narkoba, selain itu ini juga imbauan wali kota akan darurat narkoba,” tegasnya. (kis/beb/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
