
Ilustrasi
JawaPos.com- Gara-gara terburu-buru berangkat ke sekolah, Onesiano Teodolsa, 19, pelajar SMAK, tewas tertabrak truk. Peristiwa tragis itu terjadi Selasa (14/2) pukul 6.30 di jalan umum Desa Sumbercangkring, Gurah, Kabupaten Kediri. Hanya, kronologi kecelakaan masih simpang siur.
Kecelakaan tersebut bermula saat Onesiano, warga Desa Sidorejo, Pare, Kediri, mengendarai Honda Vario bernopol AG 2345 D. Saat itu dia melaju dari arah timur. ”Korban dalam perjalanan berangkat ke sekolah,” terang Kasatlantas Polres Kediri AKP Fatikh Dedi Setiawan.
Pada saat bersamaan, truk Mitsubishi bernopol S 8864 UJ melaju dari arah berlawanan. Truk tersebut dikemudikan Miko, 34, warga Desa Sendangrejo, Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Saat itu Miko sedang mengantar muatan jagung dari Lamongan menuju Blitar.
Diduga, karena takut terlambat ke sekolah, Ones –panggilan akrab Onesiano– memacu sepeda motornya dengan kencang. Kondisi saat itu sedang hujan. Tiba di lokasi kejadian, dia diduga menyalip sepeda motor. Sayang, setang motor Ones tersenggol kendaraan yang dia salip. Honda Vario yang dia kendarai oleng hingga menabrak truk yang dikemudikan Miko. ”Itu versi pengakuan pengemudi truk,” ujar Roni.
Namun, petugas tak lantas percaya. Petugas masih menyelidiki penyebab lain kecelakaan maut tersebut. ”Karena sedang hujan, mungkin korban terpeleset sehingga oleng dan menabrak truk,” jelasnya. Karena itu, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan.
Yang jelas, setelah tabrakan, tubuh dan sepeda motor Ones tergencet bodi depan truk. Dia terseret hampir 10 meter. ”Akibatnya, korban langsung tidak sadar,” ujar Roni. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Sebagian warga menghubungi petugas Polsek Gurah yang kemudian berkoordinasi dengan Unit Lakalantas Polres Kediri.
Bersama warga, petugas mengevakuasi Ones ke RS Siti Khodijah. Karena kondisinya parah, dia kembali dirujuk ke RSUD Pare.
Sayang, baru tiba di rumah sakit, nyawa Ones tidak tertolong. Dia tewas lantaran kepala belakangnya luka memar. ”Sangat mungkin korban mengalami pendarahan di otak,” terang Roni.
Sementara itu, kedua kendaraan juga rusak. Bodi kiri dan kanan Honda Vario lecet, sedangkan bumper depan sebelah kanan truk penyok. ”Kedua kendaraan kami titipkan di Mapolsek Gurah sebagai barang bukti,” ujarnya. (zl/c21/end)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
