Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Desember 2016 | 00.35 WIB

Tewas karena Nyetir sambil Main HP

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com- Pengendara tentu harus berfokus pada jalan. Jika seseorang berkendara, tapi matanya berfokus pada layar ponsel, tentu celaka jadinya. Seperti peristiwa di jalan umum di Desa Ketawang, Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jumat siang (16/12). Lantaran pengemudinya berkendara sambil memainkan ponsel, dua sepeda motor bertabrakan. Akibatnya, satu orang tewas.



Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00. Awalnya, Faqih Abdul Havid, 20, warga Desa Ringinanom, Sambit, Ponorogo, mengendarai Honda Astrea bernopol 66 B 4650 KK. Dia melaju dari utara ke selatan. Saat itu dia berada dalam perjalanan dari Jombang ke Purwoasri.



Faqih diduga berkendara sambil main ponsel. ’’Dia tidak sadar saat motor yang dikendarainya oleng ke kanan,’’ jelas Kapolsek Purwoasri AKP Ismu Kamdaris. Kendaraan itu melaju hingga ke jalur berlawanan.



Tanpa disadari, dari arah berlawanan, melaju Honda GL bernopol P 6879 YC. Sepeda motor tersebut dikendarai Bagus, 30, warga Desa Purwotengah, Purwoasri. Motor yang saat itu melaju kencang tersebut tidak sempat menghindar ketika kendaraan Faqih ’’meloncat’’ ke jalurnya. ’’Kedua kendaraan pun bertabrakan,’’ kata Ismu. Bagus terlempar sejauh 2 meter, sedangkan Faqih terlempar hingga 3 meter. Nahasnya, Faqih jatuh dengan posisi kepala yang lebih dulu membentur aspal.



Warga yang melihat peristiwa tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa warga lalu menghubungi Polsek Purwoasri yang kemudian langsung diteruskan ke Unit Lakalantas Polres Kediri. ’’Setelah mendapat laporan, kami langsung meluncur ke lokasi kejadian,’’ ungkap Kasatlantas Polres Kediri AKP Fatikh Dedi Setiawan yang diwakili Kanit Lakalantas Ipda Roni Robi.



Bersama warga, polisi langsung mengevakuasi kedua korban. Karena kondisi lukanya tidak terlalu parah, Bagus dievakuasi ke RS Wilujeng Kayen Kidul. Sementara itu, Faqih yang sudah tidak sadar langsung dibawa ke RSUD Kertosono. Setelah koma selama empat jam, Faqih akhirnya meninggal. ’’Korban meninggal setelah beberapa saat dirawat di rumah sakit,’’ tutur Roni. (zl/c5/end)

Editor: Fim Jepe
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore