Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Mei 2017 | 04.30 WIB

Motor Diseruduk Ambulans dari Belakang, Ini Nasib Bocah 5 Tahun

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Sebuah kecelakaan terjadi di ruas jalan HB Yasin eks Agussalim, tepatnya di Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, pada Rabu (10/5). Pengendara motor Hoanda Beat dengan plat nomor polisi DM 2385 JD, Lordita (19), yang sedang mengantar kedua adiknya Veo (5) dan Hetler (8) ke sekolah, tiba-tiba disambar sebuah mobil ambulans warna abu-abu.

Ambulans pengangkut pasien yang tak menyalakan sirene itu terus melaju meninggalkan Lordita dan kedua adiknya yang jatuh terpental di badan jalan.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post (Jawa Pos Group), kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.30 wita ini, berawal ketika Lordita yang berdomisili di Kecamatan Telaga ini sedang membonceng kedua adiknya untuk berangkat ke sekolah. Seperti hari-hari biasanya, dari arah Telaga, dia melintasi jalan HB Yasin menuju arah pusat Kota Gorontalo.

Namun, saat memasuki kelurahan Pulubala, Lordita yang mengaku hanya berkendara dengan sangat pelan itu, tiba-tiba saja langsung disambar oleh sebuah mobil ambulans yang melaju kencang dari arah belakang.

"Saya kaget, karena mobil ambulans itu tidak menyalakan sirenenya, serta tidak membunyikan klakson. Tiba-tiba motor saya langsung disambar. Padahal motor saya sudah berjalan di tepian jalan. Saya juga sempat merasakan bodi mobil itu ketika menghantam pundak saya saat itu," ujar Lordita yang masih trauma dengan kejadian yang menimpanya ini.

Sontak para warga setempat langsung berkumpul dan menolong para korban. Lordita dan Hetler mengalami luka lecet di sekujur tubuh. Sementara Veo yang merupakan adik bungsu, mengalami luka robek pada bagian kepalanya. Beruntung tak ada korban jiwa pada kejadian ini, Lordita dan kedua adiknya dilarikan ke Rumah Sakit Islam Gorontalo.

Namun, yang paling disayangkan pada peristiwa ini adalah pengemudi ambulans yang seakan acuh, memilih kabur dan meninggalkan para korban yang masih tergeletak di badan jalan dengan sejumlah luka itu.

"Kami sudah tidak sempat lihat plat nomor mobilnya. Yang pasti warnanya abu-abu. Larinya kencang tapi herannya tidak unyikan sirene," kata Iyan, warga setempat yang juga saksi mata kejadian tersebut. (tr-55/sad/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore