
Kapolda Malut Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto
JawaPos.com – Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto intens memantau perkembangan situasi di Morotai pasca terjadinya konflik antara kelompok teroris dan pemerintah Filipina di Kota Marawi, Filipina.
Apriyanto mengatakan, pasca peristiwa di Kota Marawi itu, dirinya bersama beberapa pejabat utama Polda Malut mengunjungi pos-pos perbatasan antara Maluku Utara dengan Filipina.
Hal itu dilakukan Kapolda bersamaan dengan jadwal Safari Ramadan di Kabupaten Pulau Morotai beberapa waktu lalu. “Kemarin, saya ngecek langsung anggota-anggota saya yang ada di pos-pos perbatasan, baik Brimob, Sabhara dan Polair dan Densus 88,” ungkap Kapolda, Kamis (8/8) sebagimana dilansir dari Malut Post (Jawa Pos Group).
Jenderal bintang satu asal Surakarta itu mengaku, hingga kini kondisi di daerah perbatasan masih aman dan kondusif. “Masih kondusif, tapi selalu kami ingatkan kepada masyarakat bahwa kalau ada informasi yang mencurigakan segera melapor ke aparat terdekat,” ujarnya.
Apriyanto menegaskan, untuk lebih mewaspadai masuknya teroris di Malut melalui Morotai dan Halmahera Utara (Halut), dirinya akan memerintahkan kepada anggotanya untuk siaga setiap saat di pemukiman warga. “Nanti perintahkan anggota saya bersama TNI tidur di rumah-rumah warga,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda berharap pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Halmahera Utara untuk kembali menghidupkan budaya pos kamling. Menurut Kapolda, pos kamling merupakan daya tangal tersendiri yang dipandang dapat mendeteksi keberadaan orang asing.
“Karena Morotai dan Halut lebih memungkinkan dari pada Sulawesi Utara, karena di sana dari sisi kepercayaannya beda dengan orang-orang di Marawi yang mengatasnamakan Islam jadi mereka akan lebih merasa nyaman berada di Morotai dan Halut, itu yang harus diantisipasi,” jelasnya.
Kapolda menyatakan, untuk mendeteksi kemungkinaan keberadaan teroris yang melarikan diri dari Marawi itu, pihaknya bersama TNI telah memasang baliho yang memuat foto empat orang teroris. “Foto empat orang teroris asal Indonesia itu sudah kami pasang fotonya melalui baliho. Jadi, mulai besok anggota saya sudah mulai tidur di rumah warga,” tutupnya.(tr-04/jfr/sad/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
