
BEBERKAN: Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Rama S. Putra dan Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Jatim AKBP Eko Hengky Prayitno menunjukkan barang bukti serta tersangka di Mapolda Jatim di Surabaya.
JawaPos.com- Polisi dari Subdit IV Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap modus yang dilakukan tiga tersangka kasus penyedia lady companion (LC) plus-plus. Para korban dijerat dengan sistem ijon sehingga tidak bisa menghindar dari praktik bejat tersebut.
Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Johan Oka Loma, Aldeisi Oka Loma, dan Kekes. Ketiganya merupakan manajer di Karaoke Yess dan orang yang merekrut dan menawarkan para LC. Terutama terkait layanan tari telanjang dan esek-esek.
”Separo dari para LC yang jumlahnya 30 itu pernah diberi job untuk menari telanjang,” terang Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Rama S. Putra di Mapolda Jatim di Surabaya kemarin.
Dia menjelaskan, Kekes bertugas merekrut para LC. Perempuan 33 tahun itu merekrut para LC dari Bandung (Jawa Barat), Malang, Trenggalek, dan Tulungagung. Polisi mengendus pergerakan Kekes saat merekrut dua korban anak di bawah umur dari Bandung sekitar dua pekan sebelum penggerebekan. ”Berdasar informasi, tersangka ini memang sering melakukan perekrutan tiga bulan terakhir,” ujar Rama.
Ternyata benar. Dia merekrut dua anak di bawah umur berinisial NO, 16, dan ME, 17. Korban anak NO putus sekolah sejak SMP dua tahun lalu. Sedangkan ME adalah siswa SMK yang sedang mencari tempat untuk magang. Sementara itu, Johan merekrut dua anak di bawah umur asal Malang. Mereka berinisial N, 16, dan W, 17. ”Mereka diiming-imingi kerja sebagai pemandu lagu dengan gaji besar,” ujar Rama.
Bukan hanya itu. Kekes berjanji memberikan pelatihan untuk mereka berdua. Mereka dilatih untuk melayani tamu. Termasuk pelayanan plus-plus yang menjadi satu paket. Masa pelatihan itu berlangsung sebulan. ”Di tengah training, korban minta dipulangkan, tapi tidak bisa memenuhi syarat yang diminta tersangka,” terang Rama.
Syarat yang diminta Kekes adalah mengembalikan uang untuk transportasi, konsumsi, hingga biaya pelatihan. Jika diakumulasi, jumlahnya Rp 4 juta–Rp 5 juta. Karena tak mampu, keduanya harus tetap di sana. Lantas, menjalankan kontrak tersebut selama tiga bulan. Sistem ijon itulah yang membuat NO dan ME terjerat dalam bisnis haram tersebut. ”Di sana ada modus dengan menjeratkan utang kepada para korban,” ujarnya.
NO dan ME pun sempat melayani para tamu selama dua pekan. Setiap kali mereka menemani bernyanyi, tarif yang dipasang adalah Rp 80.000 per jam. Dari jumlah itu, Rp 50.000 diberikan kepada LC. Sisanya masuk kantong manajemen.
Untuk layanan tari telanjang dan esek-esek, ada fee khusus untuk Aldeisi dan Johan. Mereka berdua mendapat Rp 200 ribu dari tarif Rp 700 ribu yang ditetapkan untuk layanan itu. ”Kini semua korban, khususnya yang masih di bawah umur, sudah dikembalikan kepada orang tuanya,” ucap Rama.
Mengenai kemungkinan adanya jaringan, Rama memastikan bahwa kegiatan itu hanya dilakukan pihak Karaoke Yess. Mereka tidak berafiliasi dengan tempat hiburan lain. Dengan demikian, pengadaannya hanya di tempat tersebut.
Namun, pihak kepolisian tetap akan memanggil pemilik bisnis itu. Pemeriksaannya dijadwalkan dilaksanakan besok (10/5). Sebelumnya, pemilik mangkir dari panggilan petugas. ”Tetap kami panggil dan periksa. Kami harap mereka kooperatif,” ujarnya.
Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 761 dan pasal 88 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp 200 juta. (aji/c10/diq)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
