Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Juli 2017 | 13.26 WIB

Bus Rombongan Ziarah Tabrak Truk dan Motor, 2 Korban Tewas

Petugas Dishub Pemalang memeriksa kondisi bus PO Mahesa yang rusak parah akibat kecelakaan kemarin. - Image

Petugas Dishub Pemalang memeriksa kondisi bus PO Mahesa yang rusak parah akibat kecelakaan kemarin.

JawaPos.com –  Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bulakan, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (3/7). Kecelakaan melibatkan bus pariwisata PO Mahesa Putra dengan truk engkel dan sepeda motor Yamaha Vega. Akiabt tabrakan tersebut, sedikitnya dua orang tewas.

Keduanya adalah pengendara sepeda motor. Sementara enam orang lainnya mengalmi luka-luka. Infromasi yang dihimpun, tabrakan bermula saat bus bernopol K 1600 EM yang dikemudikan Siswo Edi melaju dari dari arah utara menuju Sokaraja.

Kemudian dari arah yang berlawanan tiba-tiba datang truk engkel nopol B 9646 TDD yang dikendarai Munir. Saat itu, bus sempat membanting stir ke kiri. Namun pada saat bersamaan justru membentur pohon dan dua pengendara sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Pemalang AKP Riswanto membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, bus tersebut membawa rombongan peziarah dari Pekalongan menuju makam Mbah Malik Kedungparung di Sokaraja, Banyumas. Namun sampai di tanjakan Bulakan, kecelakaan tak bisa dihindarkan. "Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Mardhatillah Randudongkal, beberapa mendapatkan rujukan," katanya.

Dia menuturkan, jalan yang menanjak itu terlihat marka jalan tidak terputus. Artinya pengemudi harusnya mengantisipasi dengan mengurangi kecepatan atau menempatkan di posisi yang tepat.

Pantauan  Radar Pemalang (Jawa Pos Group), selain kondisi jalan yang cukup sempit, juga terdapat tanjakan menikung di lokasi kejadian. Akibat kecelakaan itu, terlihat kondisi bagian depan bus hancur. Begitu pula dengan truk engkel yang saat itu masih berada di sawah.

Warga sekitar, Siswoyo mengatakan, bagi warga setempat di lokasi tersebut dikenal sebagai tanjakan Cilukba. Dia mengaku memang kerap sekali terjadi kecelakaan. "Setiap tahun di tempat ini pasti ada kecelakaan. Saya hampir bosan menolong," katanya.

Sementara itu, menurut Rokhim, petugas dari RS Mardhatillah Randudongkal mengatakan, para korban menderita luka-luka, yakni patah tulang, mual dan mutah, lecet kaki, patah tulang paha, cedera kepala, sobek paha, patah bahu, dan lain sebagainya. Mereka sampai saat ini masih menjalankan pemeriksaan kesehatan.

Dari data yang dihimpun, dua korban meninggal adalah pengendara sepeda motor, Hendra Murdijaya, 42, warga Randudongkal, RT 49 RW 5 dan Ujang Ruspiyadi, 55, warga Desa Randudongkal, RT 43 RW 05. Saat peristiwa terjadi, keduanya berboncengan. Sementara enam orang yang luka-luka mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, enam korban luka-luka itu yakni, Supardi, 55, warga Kampung Pasir, RT 05 RW 04, Pasir Jaya Jatiuwung, Tangerang; Kheyla Septriasa, 7, warga Perum puri selatan 1 C, Kedungwuni, Pekalongan; dan Siswo Edi (Sopir Bus), 45, warga Dukuh Tegalreja, RT 04 RW 06, Depok, Kandeman.

Selanjutnya Munir, 46, (sopir truk engkel), warga Pondok Bambu, RT 01 RW 07, Duren Sawit; Muhammad Javar Mualim, 22, warga Sawahan RT 01 RW 06, Jetis Baki Sukoharjo; dan Supardi, 37, warga Sumberan Selatan RT 01 RW 03, Wonosobo Barat, Wonosobo yang dirujuk RSU Pemalang.  (sul/maf/fat/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore