
Postingan Hera yang mengatakan ada belatung di Ayam KFC
JawaPos.com - Polres Bontang langsung bergerak mendalami dugaan adanya belatung di ayam Kentucky Fried Chicken (KFC) seperti yang diposting seorang warga bernama Hera di akun facebooknya. Polisi pun akhirnya memeriksa Hera, yang merupakan warga Bontang dan juga Site Manager KFC Bontang, Ridho Al Fajri.
Dihadapan anggota Polres Bontang dan seluruh awak media, Ridho mengatakan, masalah tersebut akan dicoba untuk diluruskan. Karena bagaimanapun kedua belah pihak tidak ingin sama-sama dirugikan.
Menurut Ridho, semua sajian sebelum diberikan ke konsumen, sudah melalui uji kelayakan yang ketat. Mengenai adanya belatung di ayam goreng yang dibawa konsumen, Ridho mengaku, belum bisa memastikan apakah itu berasal dari KFC. Sebab, ayamnya dibawa pulang dan tidak langsung komplain. “Kita enggak tahu apakah temuan benda asing itu dari kami. Karena bisa saja saat dibawa pulang terkontaminasi dengan benda lain atau terbuka. Kita tidak tahu,” ujarnya.
Ridho menyebutkan, jika ayam potong yang dikirim dari Surabaya ini semuanya sudah melalui proses uji kelayakan. “Pasokan ayam, khusus wilayah di Indonesia Timur, semuanya dari Surabaya. Dan kondisinya maksimal masih layak sampai dua bulan dalam keadaan beku minus 23 derajat,” ujarnya.
Ditambahkannya, setiap barang datang, paling lama langsung dipakai. Kalaupun pembeli sepi, maksimal seminggu penyimpanan.
“Setiap barang datang langsung kami pakai paling lama seminggu,” jelasnya. Ridho pun memperlihatkan ruang penyimpanan ayam kepada anggota Polres Bontang.
Menurut Ridho, KFC punya prosedural di seluruh dunia. Expired ayam goreng setelah digoreng harus dijual paling lama 1,5 jam. “Selebihnya layak makan tapi tidak layak jual. Dan yang di-display kami masih segar semuanya,” katanya.
Mengenai program promo yang dijual, Ridho mengaku, semua ayam yang dijual layak dimakan. “Kalau promo itu, karena pasarnya kami lagi sepi. Jadi lebih promosikan diri kami. Tapi tetap dengan standar ketat. Namun harga yang lebih murah. Ayam kami pastikan yang terbaik,” jelasnya.
Meski begitu, Ridho mengaku bahwa kejadian ditemukannya belatung di ayam KFC seperti yang diposting Hera di luar dugaan mereka. “Kami enggak mau menipu pelanggan. Kami juga enggak mau merusak citra kami,” tandasnya.
Ridho mengaku, setahun sekali ada pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bontang. Untuk makanan yang sudah terlanjur digoreng namun tidak laku, dijelaskannya, akan diolah kembali. “Kalau ayamnya tidak laku, kami akan kupas krispinya dan dibuang. Sementara dagingnya dipakai untuk bergedel dan sup ayam,” kata Ridho.
Yang jelas, lanjutnya, kebersihan adalah factor utama KFC. Bahkan sampai ada rambut sehelai saja KFC dinilai gagal.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Hera, warga Bontang, memposting foto ayam goreng yang dibeli sepupunya bernama Novianti, di KFC Bontang. Postingan sekitar pukul 23.00 Wita, Kamis (30/3) lalu itu membuat gempar lantaran terdapat belatung di dalam ayam tersebut.
Dalam postingan tersebut yang dilansir Prokal (Jawa Pos Group), Hera mengaku hendak malahap ayam goreng tersebut setelah pulang kerja. Tapi sebelum dia membuka mulut, Hera langsung dikagetkan mahluk hidup berwarna putih yang sedang menari-nari di daging ayam tersebut. Wanita muda berkulit putih ini langsung mengurungkan niatnya untuk memakan daging ayam tersebut.
Dalam sekejap, postingan tersebut mendapat reaksi berupa komentar dari para penghuni jagad maya. Polres Bontang pun turun untuk melakukan penyelidikan kasus ini. Hera dijadikan saksi atas kejadian tersebut. Ditemui di Polres Bontang, Jumat (31/3), Hera mengatakan bahwa ayam goring tersebut dibeli oleh seupunya bernama Novianti yang. “Kebetulan ada promo. Lima potong ayam goreng hanya Rp 56 ribu. Saat saya, pulang kerja ayamnya tinggal dua potong. Saat dagingnya saya belah-belah sebelum dimakan, saya melihat beberapa ulat,” kata Hera.
Kapolsek Bontang Utara AKP Muklas Hariyanto menjelaskan, masalah ini sudah pihaknya tangani. “Saat ini kita masih ambil keterangan dari ibu dan anaknya yang membeli ayam itu. Yang jelas kasus ini masih dalam pengembangan dan penyidikan,” ujar Muklas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
