Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Mei 2017 | 14.50 WIB

Pungli Syahbandar Melano, Satu Kapal Setor Rp 400 Juta

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polda Kalbar meringkus oknum Syahbandar Melano. Beberapa petugas Syahbandar terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan Pungli izin pelayaran.


Tim Saber Pungli meringkus petugas Syahbandar Melano berinisial Tn dan Sn dan seorang pengusaha pelayaran berinisial Db terkait Pungli izin pelayaran. Kendati belum ada rilis resmi dari kepolisian, namun lima petugas Syahbandar Melano dimintai keterangan terkait dugaan Pungli tersebut.


Petugas Sahbandar Melano, Syahrani membenarkan, hingga saat ini ada beberapa rekannya masih dimintai keterangan oleh kepolisian terkait OTT dugaan Pungli. Dari lima rekannya yang diperiksa, salah seorangnya sudah kembali bertugas. Sedangkan empat lainnya belum kembali dari kantor polisi. Saber Pungli juga menyita satu unit mobil dinas Syahbandar.


“Plh Syahbandar dan beberapa staf PTT sampai sekarang belum kembali menjalankan tugas, setelah peristiwa penangkapan,” kata Syahrani dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Selasa (2/4).


Diakui Syahrani, saat penangkapan, dirinya tidak berada di tempat. Informasi yang dia ketahui, OTT itu terkait izin di bidang pelayaran pada Selasa (25/4) malam.


Memperlancar izin pelayaran, diduga satu kapal harus menyetor Rp 400 juta. Sayangnya Syahrani enggan berkomentar dengan alasan dia tidak melihat secara langsung Pungli tersebut.


“Intinya berapa jumlah uang dan bagaimana proses hukumnya saya tidak berani berkomentar. Saya dapat informasi ada petugas dengan seragam preman tapi ada atribut polisi dikalungkan di leher yang mengamankan petugas kita waktu itu,” jelas Syahrani.


Hingga saat ini satu unit mobil dinas milik Syahbandar masih diamankan di Mapolsek Simpang Hilir. Sedangkan keberadaan para tersangka belum diketahui diamankan di mana. Jajaran Polres Kayong Utara juga belum memberikan keterangan resmi. Alasannya masih pendalaman kasus.


Pasca penangkapan petugas Syahbandar Melano disambut baik pelaku usaha pelayaran. Di antaranya Adroi, nakhoda kapal tugboat yang bersandar di wilayah Syahbandar Melano. “Saya senang jika ada penangkapan Pungli, kalau bisa terus dilakukan,” kata Adroi.


Walaupun dirinya belum pernah mengalami Pungli, namun Adroi mengaku pernah dipersulit dalam perizinan berlayar. (lud/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore