Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2017 | 01.56 WIB

Begini Ekspresi Anak-Anak yang Belajar Bersosialisasi di Sekaten

Festival Sekaten 2017 yang dikemas dalam dolanan anak. - Image

Festival Sekaten 2017 yang dikemas dalam dolanan anak.

JawaPos.com - Puluhan anak-anak terlihat asyik bermain dengan berbagai macam permainan. Mereka bercengkerama satu sama lain. Belajar bersosialisasi di depan panggung utama Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) pada Sabtu (25/11).


Sengaja anak-anak itu berkumpul dan bermain dalam penyelenggaraan Festival Sekaten 2017 yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Untuk menghidupkan kembali nuansa dan "ruh" dari perayaan sekaten yang mulai memudar melalui pengenalan makna dan filosofi dibalik perayaan dan aktivitasnya dalam bentuk panganan dan dolanan anak khas.


Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, Sekaten juga merupakan tempat untuk anak-anak agar bersosialisasi. Pertemuan antarsiswa di tingkat Sekolah Dasar. "Banyak persoalan kita di masa kekinian ini karena tidak adanya solidaritas. Pertemuan antaranak SD ini merupakan pembelajaran untuk bersosialisasi," kata dia, Sabtu (25/11) di PMPS.


Adanya pembelajaran itu, untuk membantu masa depan anak-anak ke depan. Mengurangi hal-hal mengenai implikasi negatif yang selama ini ada.


Dalam Dolanan Khas Sekaten, menampilkan berbagai jenis permainan tradisional. Seperti dolanan boy-boynan, nekeran, gangsing bambu, lompat tali, engrang, permainan pecut, balapan prau otok-otok, gobak sodor, permainan karet, engklek, bakiak, bekelan, dan dakon/congklak. Serta menampilkan pembacaan riwayat tentang makanan khas sekaten seperti nasi gurih dan telor merah (endog abang).


Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar, Afia Rosdiana menambahkan, pengenalan dolanan ini perlu dilakukan kepada anak-anak maupun masyarakat. Banyak generasi sekarang yang tidak mengetahui permainan zaman dulu, karena mereka lebih tertarik pada gadget. "Dolanan anak di dalamnya terkandung pendidikan, ajaran dan nilai-nilai edukasi tersendiri. Mulai dari semangat gotong royong, kerja sama, sportivitas, kecerdasan, kecerdikan, dan sosialiasi yang kuat," ucapnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore