
Ilustrasi: Anak-anak ngelem (Batam Pos/Jawa Pos Group/JawaPos.com)
JawaPos.com - Warga Kelurahan Muara Laung I, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya (Mura), Sabtu (16/9) dini hari WIB mendadak geger. Musababnya, gara-gara salah seorang anaknya mabuk lem fox, satu keluarga terbakar dan nyaris tewas di rumahnya.
Atas kejadian tersebut, Asrani (49) bersama istrinya, Nurlela (42) dan anaknya, JK (22), harus mendapat perawatan intensif di RSUD Puruk Cahu, karena mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.
Asrani menderita luka bakar dari ujung kaki hingga bagian wajah, termasuk pinggang sampai ke punggung juga tidak luput dari luka bakar. Sementara Nurlela juga mengalami luka bakar di kaki hingga paha. Termasuk tangannya juga mengalami luka bakar yang cukup serius.
Sementara JK pun menderita luka bakar pada dada, kaki dan tangan.
Saat ini, Asrani tengah dirawat intensif di ruang ICU RSUD Puruk Cahu karena luka bakar yang cukup serius, sedangkan JK dan Nurlela dirawat terpisah di ruang bedah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kalteng Pos(Jawa Pos Group), awalnya JK yang diketahui mabuk berat, karena sering konsumsi lem fox, menghidupkan musik dengan suara yang cukup nyaring di tengah malam. Orang tuanya pun berusaha untuk menegur JK.
Karena tak terima, JK mengambil korek api gas dan bensin. Melihat sikap anaknya itu, kedua orang tuanya berusaha untuk merebut bensin dan korek api dari tangan JK. Di waktu yang bersamaan, JK menghidupkan korek api tersebut hingga menyambar bensin yang sudah tertumpah ke lantai dan membakar Asrani, Nurlela dan juga JK.
"Informasi dari paman (Asrani, Red), kejadian sekitar pukul 12 malam (pukul 00.00 WIB). Ketika itu JK dalam kondisi mabuk lem fox, di tengah rumah menuangkan bensin dalam kaleng lem fox. Karena suasana berisik, orang tuanya pun terbangun dari tidur. Saat itu JK memegang korek api gas bersamaan dengan bensin, lalu terjadi rebutan antara JK dengan orang tuanya, hingga menyebabkan bensin tumpah ke lantai," kata Dadi, keponakan Asrani saat ditemui di RSUD Puruk Cahu, Sabtu (16/9).
Karena dalam kondisi mabuk, menurutnya, JK langsung menyalakan korek gasnya hingga menyebabkan ketiganya terbakar dalam rumah malam itu.
Namun Dadi mengaku tidak tahu pasti penyebab hingga JK mengisi premium dalam kaleng lem fox dan memegang korek api gas. "Itu yang lebih tahu kronologinya paman Asrani," ungkapnya.
Asrani ketika dimintai untuk menceritakan kejadian itu juga membenarkan, JK saat itu dalam kondisi mabuk lem fox. "Dia (JK) itu sebaiknya dikurung saja di penjara. Ya (penjara) sampai dua tahun, biar bisa jera dan bisa berubah menjadi orang baik, tidak mabuk lem fox lagi. Karena setiap hari dia itu mabuk," kata Asrani sambil menahan rasa sakit ketika ditemui di ruang perawatan RSUD Puruk Cahu, kemarin.
Menurut Asrani, sebelum JK menyalakan korek api gas itu, anaknya itu dalam kondisi mabuk, menghidupkan musik menggunakan handphone (HP), lalu ditegur. "Mungkin karena tidak terima ditegur, dia mengambil bensin dan memegang korek api gas itu. Kami mau ambil korek api gas (yang dipegang JK bersama bensin), namun sempat dia hidupkan lalu kami pun ikut terbakar," jelas Asrani.
Atas kejadian ini, Asrani minta keluarganya agar melaporkan kasus tersebut ke polisi. "Memang kakak kami ini meminta melaporkan kasus ini ke polisi. Itu permintaan korban," kata adik Asrani, Muhsin ketika ditemui di RSUD Puruk Cahu.
Sementara Kapolres Mura AKBP Andy Rumahorbo SIK MH melalui Kapolsek Laung Tuhup Ipda Munif saat dikonfirmasi mengakui belum ada laporan terkait kejadian itu yang masuk ke pihaknya. "Belum ada yang melapor," kata Munif singkat melalui WhatsApp, kemarin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
