
Ilustrasi
JawaPos.com - Alasan sakit hati dan dendam memang bisa membuat orang menjadi nekat. Bahkan, melakukan perbuatan yang mampu menyeret mereka ke jalur hukum. Seperti yang dilakukan oleh enam pemuda ini di jalan lintas barat (Jalibar), Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (11/12) tengah malam.
Mereka adalah M Chairul Anam, 21; M Bayu, 22; Sofi Bahtiar, 20; Wahyu Luki, 20; dan Alfata Midaatul. Lima pemuda tersebut merupakan warga Ponorogo. Satu lagi pelaku M Safi'i, 20, merupakan warga Trenggalek. Keenam laki-laki yang mayoritas adalah anak jalanan itu menganiaya dengan cara mengeroyok Andi Darussalam, 19, warga Ponorogo.
Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni mengungkapkan, peristiwa pengeroyokan dipicu oleh rasa sakit hati dari salah satu tersangka Wahyu Luki. ''Wahyu dendam kepada korban yang pernah melakukan hubungan layaknya suami istri bersama dengan pacar tersangka, Nursahida,'' ungkapnya kepada JawaPos.com.
Merasa dendam, Wahyu bersama dengan lima rekannya yang pernah tergabung di grup punk yang sama, mencari korban ke Kepanjen. Atas nama kesetiakawanan, kelima rekan Wahyu mau saja diajak mencari korban. Apes, bagi korban, karena dia dapat ditemukan di kawasan Jalibar. Tanpa kompromi, keenamnya segera menghajar korban.
Akibatnya, korban menderita luka dan memar di bagian wajah, hidung, mulut, punggung, kaki, tangan dan jari tangan. Para tersangka mengeroyok korban menggunakan bilah bambu dengan panjang sekitar dua meter. Beruntung nyawa korban masih dapat diselamatkan.
Petugas kepolisian kini sudah menahan keenam tersangka. Sementara itu, Andi sudah dirawat di Puskesmas Kepanjen dan dilakukan visum et repertum (VER). ''Dalam rangka Operasi Sikat Semeru 2 tahun 2017, para tersangka sudah diamankan. Para pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat (1) E KUHP,'' tegas Farid.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
