Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2017 | 14.45 WIB

Petaka Malam Jumat, Belasan Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Kobaran api yang menghanguskan belasan rumah di RT 4, Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang, Kukar, Kamis (10/8) malam. - Image

Kobaran api yang menghanguskan belasan rumah di RT 4, Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang, Kukar, Kamis (10/8) malam.

JawaPos.com - Kobaran api menghanguskan belasan rumah di RT 4, Desa Sidomulyo, Kecamatan Tabang, Kukar, Kamis (10/8) malam. Tak hanya membakar belasan rumah, satu buah sarang burung walet ikut jadi arang.


Lantaran tak ada unit petugas pemadam kebakaran (damkar) tingkat desa dan kecamatan, api dipadamkan dengan cara tradisional. Tak hanya dengan alat pompa air, tetapi juga dengan merusak rumah warga agar api tak terus meluas.


Paur Subbag Humas Polres Kukar Iptu Sabar mengatakan, dari informasi yang dihimpun, terdapat 15 unit rumah yang terbakar, sedangkan empat rumah lainnya dirusak warga untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran. Selain itu, ada satu sarang burung walet yang ikut terbakar. Menurutnya, api mulai terlihat sekitar pukul 23.15 Wita dari rumah seorang warga berinisial As.


Api diduga berasal dari arah dapur atau sekitar kompor rumahnya. Sedangkan api pertama kali dilihat istri As, berinisial Na. "Jadi, awalnya, istri korban terbangun dari tidur kemudian melihat api berasal dari arah dapur. Selanjutnya, api menjalar ke bagian lantai dan dinding dapur, lalu meluas ke rumah lainnya," terang Sabar dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Sabtu (12/8).


Mengetahui terjadi kebakaran, warga sekitar lalu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Sejumlah alat pompa dikumpulkan untuk menyiram api. Namun, api terus berkobar hingga menjalar sejumlah rumah di lokasi tersebut. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.20 Wita setelah warga yang rumahnya belum tebakar merelakan rumahnya dirusak. Hal ini untuk mencegah api terus meluas di sekitar lokasi.


"Kendala pemadaman api juga karena tidak ada unit damkar tingkat desa dan kecamatan. Sehingga api tidak bisa dikendalikan dan dipadamkan segera. Terpaksa ada rumah warga yang harus dirusak untuk mencegah api terus meluas," ujarnya.


Dikatakan Sabar, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 3 miliar. Sementara itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti sebagai petunjuk untuk mengungkap penyebab kebakaran. Seperti potongan kayu serta tabung gas yang ikut terbakar.


"Untuk penyebab pasti kebakaran masih diselidiki lebih lanjut. Untuk dugaan sementara adalah dari arah kompor. Tapi, masih harus dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," tutupnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore