Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 November 2017 | 17.56 WIB

Hari Pahlawan, PLN Bedah Rumah Veteran Perang Seroja Timor-Timur

Simplisio Da Costa, Veteran Seroja Perang Timor-Timur yang ikut terjun pada Operasi Seroja 1974. - Image

Simplisio Da Costa, Veteran Seroja Perang Timor-Timur yang ikut terjun pada Operasi Seroja 1974.

JawaPos.com - Salah satu bentuk Penghormatan kepada para pejuang Veteran Timor-Timur (sekarang Timor Leste), PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Korem 161 Wira Sakti berhasil menyelesaikan  program BUMN Hadir untuk Negeri bertajuk Bedah Rumah Veteran Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).



Masih di momen Hari Pahlawan, PLN bertemu dengan sesosok Putra Timor-Timur yang sekarang menjadi veteran pejuang integrasi NKRI. Adalah Simplisio Da Costa, Veteran Seroja Perang Timor-Timur yang ikut terjun pada Operasi Seroja 1974. Sebuah operasi militer pertama untuk mempertahankan Timor-Timur tetap dibawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



Sepenggal kisah Da Costa, sejak 1974 sampai dengan 1999 ia masih bertahan memilih Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beradab dan menghargai serta tidak melupakan sejarah Integrasi Timor-Timur ke dalam NKRI.



“Pada 1981, saya diberi kesempatan sekolah penginjilan kurang lebih dua tahun karena dulu saya berbahasa portugis. Dari sekolah tersebut saya bisa baca dan Berbahasa Indonesia” Cerita Da Costa saat ditemui di rumahnya, di Oebelo, Kabupaten Kupang, NTT.



Kesempatan itu diberikan oleh Pendeta yang juga Komandan Militer Indonesia itu ke Jawa Timur untuk bersekolah, lalu Da Costa balik menjadi penginjil di Wilayah Lospalos Timor-Timur sekaligus menjadi Kepala Dusun Lore II dan mempunyai warga sebanyak 700 Kepala Keluarga (KK).



“Masyarakat semakin banyak dan disana saya punya tanah dari leluhur/ tanah suku yang saya jadikan transmigrasi lokal secara gratis sekitar 60ha lalu saya bagikan ke 300 KK yang mengikut saya dan 400 tetap di dusun yang Lama” imbuhnya.



Hingga akhirnya pada 1999 warga Timor-Timur diberikan dua opsi yaitu memilih Kemerdekaan Partai Fretelin atau Otonomi khusus yang tetap berada dibawah NKRI.



“Keputusan saya tetap dengan teguh memilih NKRI dan diungsikan ke Kupang, NTT, Indonesia. Tidak hanya saya, total sekitar puluhan ribu orang yang mempertahankan kedaulatan NKRI” ucapnya sambil memejamkan mata mengingat momen tersebut. “Bagi saya baik atau buruk sejarah suatu bangsa hendaknya tidak pernah dilupakan karena didalamnya ada suatu pembelajaran untuk kebaikan Bangsa dimasa depan dan sampai saat Ini apa yang Indonesia buat kepada saya, saya rasakan sebagai warga Negara yang beradab dan saya bangga seutuhnya menjadi warga NKRI” tambah Da Costa.



Bantuan dari PLN dan jujur adalah bukti komit mencintai Bangsa Negara Indonesia” ungkap Simpliso Da Costa saat diwawancarai langsung (9/11).



Program Bedah Rumah Veteran Provinsi NTT dari PLN sangat dirasakan bagi veteran Da Costa. Ia sudah menempati rumah baru bantuan dari PLN beserta seisi rumah.



Da Costa merasa bangga menjadi veteran mantan pejuang pro-integrasi Timor-Timur karena dari sekian banyak pengungsi, PLN memilih rumahnya untuk direnovasi total.



“Sejak datang di Kupang keluarga tinggal apa adanya dengan kondisi rumah yang sederhana, Terima kasih atas perhatian bapak/ibu BUMN dalam hal ini PLN dan Korem yang memperhatikan nasib para pejuang pro-integrasi dengan menyediakan rumah yang layak dihuni dan tentunya bisa membuat kami membangun kehidupan bersama NKRI” ungkap Da Costa dengan nada haru.



Ia berharap, bantuan serupa juga menyentuh para keluarga veteran lainnya yang menyebar di berbagai daerah yang selama ini masih kesulitan menikmati tempat tinggal yang layak.



Dalam Program Bedah Rumah Veteran bukan dibedah saja melainkan dibangun kembali rumah yang bertipe 36 itu dilengkapi lemari, tempat tidur dan sofa yang diserahkan dalam Rangga momen Hari Listrik Nasional 27 Oktober 2017 oleh General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono bersama mitra dari perwakilan Komando Resor Militer (Korem) 161/Wira Sakti Kupang.



"Program bantuan rumah untuk keluarga veteran ini sebagai penghargaan tinggi kami kepada veteran terwujud berkat kerja sama dengan Korem 161/Wira Sakti Kupang yang melakukan pendataan terhadap keluarga veteran penerima manfaat," kata Christyono di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore