
Direktur Pusat Penelitian Karet di Bogor, Karyudi
JawaPos.com - Pemerintah terus berupaya untuk terus meningkat harga karet salah satunya menggunakan karet sebagai bahan baku aspal.
Direktur Pusat Penelitian Karet di Bogor, Karyudi mengatakan saat ini tiga daerah telah menerapkan penggunaan aspal berbahan baku karet. Ketiga daerah tersebut yakni Lido Sukabumi sepanjang 2 kilometer, di Sawangan Parung, Depok sepanjang 600 meter, di Karawangan sepanjang 500 meter.
Menurutnya, penggunaan aspal berbahan baku karet ini sangat baik. Karena tahan lama. Namun, memang biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dibandingkan aspal konvensional.
"Bisa lebih tinggi biayanya sekitar 20 persen sampai 25 persen," katanya saat ditemui di Aryaduta Palembang, Senin (4/12).
Dari hasil evaluasi aspal berbahan karet yang telah digunakan sejauh ini bagus meskipun baru berjalan satu tahun. Namun, dari hasil penelitian daya tahan aspal berbahan karet ini lebih kuat 50 persen sampai 100 persen dibandingkan aspal konvensional serta meredam kebisingan.
"Saat ini kami belum menghitung berapa biaya yang dikeluarkan untuk penggunaan aspal berbahan karet ini. Tapi yang jelas teknologi ini bagus dan dapat meningkatkan harga karet," singkatnya.
Sementara itu, Ketua Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, Alex K. Edy mengaku rencana penggunaan aspal berbahan karet di Sumsel sangat baik agar dapat mempertahankan harga karet.
Sejauh ini karet hanya dijadikan sebagai bahan baku ban saja sehingga harga ditentukan oleh harga dunia.
"Selama ini mayoritas produksi karet itu hanya digunakan untuk ban. Kedepan komposisi ini dapat berubah dengan adanya penggunaan aspal berbahan baku aspal," katanya.
Ia mengaku Sumsel berkontribusi ekspor karet sebesar 1 juta ton untuk tahun ini dari target sebesar 1,3 juta ton. Untuk harga karet, ia menilai sejauh ini sudah cukup terdongkrak naik. Namun, ia berharap harga ini dapat meningkat lagi.
"Kami juga meminta pemerintah agar lebih tegas agar negara lain tidak melanggar aturan dunia tentang ekspor karet," harapnya

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
