Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 November 2016 | 23.32 WIB

Gubernur Minta Masyarakat Kalbar Tidak Ikut-ikutan Jakarta

Gubernur Kalbar Cornelis saat memukul gong, simbol peresmian HUT ke-11 Klenteng Hati Murni, Dewa Kham Thian Thai Ti dan Dewi Nam Hoi Kuan Im di Ngabang. - Image

Gubernur Kalbar Cornelis saat memukul gong, simbol peresmian HUT ke-11 Klenteng Hati Murni, Dewa Kham Thian Thai Ti dan Dewi Nam Hoi Kuan Im di Ngabang.

JawaPos.com - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Cornelis ikut menanggapi demo 4 November di Jakarta. Dia mengimbau agar masyarakat Kalbar tidak ikut-ikutan dalam aksi demonstrasi tersebut.



Dia juga mengatakan bahwa konstalasi politik menjelang pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta, jangan sampai berpengaruh pada kondisi perpolitikan di Kalbar yang juga menyelenggara pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota-nya. 



“Biarkan mereka menyelesaikan urusannya. Kita sudah damai di sini, tidak ada masalah,” ujar Cornelis dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Kamis (3/10).



Pilkada di Kalbar hanya dua wilayah saja, Landak dan Kota Singkawang. Cornelis berharap dua wilayah itu tetap menjalankan proses demokrasi yang damai.



“Saya rasa tidak repot mengurusnya. Tentunya tetap menjaga supaya aman, nyaman dan demokratis,” harapnya.



Dia juga menekankan warganya untuk tetap menjaga kedamaian. “Jangan terprovokasi masalah Jakarta. Jakarta urusan Jakarta, kita urus Kalbar, urus Ngabang. Begitu juga daerah lainnya di Kalbar, damai itu indah,” ujar Cornelis.



Sementara itu, isu penistaan agama yang menjadi gejolak aksi demo pada 4 November besok di Jakarta juga mendapat tanggapan dari Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Landak.



Ketua NU Landak H. Ahmad Fauzi mengatakan, tak ada warga Landak yang berangkat dan tak mengimbau untuk berangkat.



“Kita fokus berdoa, agar Jakarta aman tidak ada masalah. Kepada Nahyidin dan para ulama untuk memohon kepada Allah, agar negara tetap aman, tentram dan Allah membantu bangsa Indonesia tetap aman dan damai,” tuturnya.



Terlebih Kabupaten Landak akan menggelar pesta demokrasi yakni Pilkada. Diharapkan pelaksanaan pilkada berjalan aman, lancar, damai, menyejukan suasana. Jangan ada gejolak dan terpancing isu SARA. Apapun yang membuat perpecahan harus dijauhi.



“Kita di Landak selama ini sudah bagus, kondusif, bersaudara tidak ada perbedaan antara suku, agama, ras. Maka kita jaga kebersamaan ini,” tegas Fauzi.



Dia mengajak semua pihak menjaga kebersamaan. Jangan terpengaruh dengan isu di Jakarta dan hal yang bisa menyebabkan terpecah persaudaraan. 



“Untuk umat muslim, kita minta tetap bersaudara. Siapapun yang akan membuat kekacauan, isu SARA pasti tidak akan terpancing. Karena kita sudah cukup dewasa,” imbau Fauzi. (Rakyat Kalbar/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore