
TERLANTAR: Ratusan pekerja perusahaan yang di PHK lalu diusir, kini terpaksa tinggal di rumah-rumah warga dan balai Desa Sam-sam, Sabtu (24/2) malam.
JawaPos.com - Ratusan karyawan yang bekerja di salah satu perusahaan sawit yang berkedudukan di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, dikabarkan di PHK dan diusir dari tempat tinggalnya. Kini mereka terpaksa tinggal di tempat penampungan sementara.
Camat Kandis, Irwan Kurniawan mengatakan, ratusan karyawan dan keluarganya tersebut telah di PHK oleh perusahaan beberapa waktu lalu dan perusahaan meminta kepada karyawan yang telah di PHK tersebut meninggalkan rumah supaya bisa ditempati oleh karyawan lain.
"Mengenai hal ini, dapat kami sampaikan info yang saya ketahui bahwa perusahaan melakukan PHK pada karyawan dan meminta karyawan meninggalkan rumah yang ditempati untuk karyawan lain," ungkapnya kepada JawaPos.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (24/2) malam.
Karena tak tau harus kemana, karyawan tersebut pun menyampaikan hal yang dialaminya kepada Camat setempat dan pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Siak.
Kedua instansi ini, sudah berupaya untuk memediasi karyawan dengan perusahaan. Namun karena kewenangannya ada di Disnakertrans Provinsi Riau, maka mediasi pun direncanakan akan dilakukan pada Senin, 26 Februari mendatang.
"Lalu karyawan menyampaikan hal ini kepada kami dan kami coba mediasi dengan perusahaan. Secara kewenangan, mengenai perselisihan tenaga kerja dan perusahaan ini kewenangan dinas tenaga kerja Propinsi Riau, mediasi antara tenaga kerja dan perusahaan ini akan dilakukan Senin ini ke Provinsi," jelasnya.
Sementara itu sebagai pertimbangan kemanusiaan, pihak kecamatan menempatkan para karyawan dan keluarganya di rumah-rumah kosong warga di Desa Sam-sam sambil menunggu keputusan dari Disnakertrans Provinsi Riau.
"Mengenai tenaga kerja dan keluarga yang kemarin ke kecamatan, dengan pertimbangan kemanusian mereka ditempatkan pada rumah warga yang kosong, juga ada yang bertahan di kantor Penghulu menunggu keputusan dinas tenaga kerja Provinsi Riau," tukasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
