
Puluhan pedagang melihat papan pengumuman pembagian kios
Jawapos.com - Sudah hampir sepuluh tahun Riska Budiwati, 43, menjual kopi seduh di Pasar Perumnas Way Halim Bandarlampung. Kabar renovasi pasar yang didengar Riska September 2017 lalu seolah membawa angin segar untuknya.
Artinya pasar akan menjadi lebih rapi dan bersih. Belum lagi saat pendataan, seluruh pedagang dijanjikan mendapatkan kios ataupun lapak untuk berjualan. Tapi rupanya Senin (22/1) bukan hari keberuntungannya. Pada saat pembagian kios namanya tidak tercantum.
Hal serupa juga dirasakan oleh Ayu, 19. Ia mengaku neneknya sudah berjualan beras selama 30 tahun di sebuah kios di Pasar Perumnas Way Halim. Namun saat mendapati nama neneknya mendapatkan jatah lapak ia sangat kecewa. “Kami ini berjualan beras, pak. Mau diletakkan dimana beras-berasnya kalau di hamparan (lapak),” ceritanya.
Riska dan ayu hanyalah dua dari 25 pedagang yang merasa dirugikan dari pembagian kios dan hamparan di Pasar Perumnas Way Halim. Sebagai bentuk protes, 25 pedagang menyambangi Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Selasa (23/1).
Sesampainya di Kantor Dinas Perdagangan Kota Bandarlawang, mereka langsung menumpahkan unek-uneknya kepada Sahriwansah Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung dan jajarannya.
Dalam pertemuan tersebut, Sahriwansah menyanggah soal pedagang yang tidak mendapatkan kios. “Semuanya dapet kios, nanti akan ditata ulang,” jelasnya.
Selain itu ia juga mengatakan bagi yang belum mendapatkan tempat berdagang akan ditempatkan di Pasar Baru. “Silahkan nanti tempati Pasar Baru dulu. Tapi ingat untuk berdagang bukan disewakan,” terangnya.
Sahriwansah juga berharap para pedagang yang belum mendapatkan kios maupun hamparan agar tidak termakan isu yang sedang berkembang. “Jadi semuanya tenang. Kami akan carikan solusinya,” katanya.
Sekedar informasi, jumlah kios dan hamparan di Pasar Perumnas Way Halim Bandarlampung sebanyak 239 kios dan 277 lapak. Namun data jumlah pedagang yang berjualan belum diketahui. Hal ini lantaran kepala UPTD Pasar Perumnas Way Halim, Parlindungan Pane mengaku terburu-buru dan sedang dipanggil atasan saat tengah diwawancarai.
Esok, Rabu (24/1) pedagang yang sudah mendapatkan kios maupun hamparan akan menandatangi Dinas Perdagangan Bandarlampung untuk serah terima.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
